Sebanyak 538 orang Daftar Pemilih Tetap (DPT) juga menyalurkan hak suaranya pada Pilkada Bali di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kabupaten Badung, Rabu (27/11/2024). Dari jumlah tersebut, 512 orang merupakan warga binaan dan sisanya adalah pegawai lapas.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 125 orang juga berhak untuk memilih Paslon Bupati dan Wakil Bupati Badung.
Dalam pemungutan suara yang digelar di Lapas Kerobokan, Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1 Mulia-PAS unggul dari paslon Koster-Giri di sana. Mulia-PAS memperoleh 293 suara, sementara paslon Koster-Giri memperoleh 226 suara. Sementara ada 19 suara tidak sah dalam pemungutan tersebut.
Sementara untuk Pilbup Badung, paslon nomor urut 2 Adi Arnawa-Bagus Sucipta unggul dalam pemilihan di Lapas Kerobokan. Pasangan Adi-Cipta memperoleh 78 suara, sementara lawannya paslon Wayan Suyasa-Alit Yandinata memperoleh 42 suara, dengan 5 suara yang tidak sah.
Baca Juga:Cerita Wayan Koster Habiskan Waktu Saat Masa Tenang Dengan Sembahyang Keliling Pura
Kepala Lapas Kerobokan, RM Kristyo Nugroho memastikan jika pemungutan suara di Lapas Kerobokan berjalan aman dan lancar.
“Kami beserta seluruh jajaran Lapas Kerobokan memastikan pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kristyo dalam keterangannya pada Rabu (27/11/2024).
Kakanwil Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu Mengharapkan dengan pemungutan suara di Lapas Kerobokan dapat menjadi bukti jika selain untuk fungsi pembinaan, warga binaan juga mendapatkan haknya.
“Saya harap pelaksanaan pemungutan suara di TPS Lokasi Khusus Lapas Kerobokan ini dapat menjadi bukti bahwa Lapas selain tempat pembinaan, warga binaan juga diberikan hak selayaknya Warga Negara Indonesia,” tuturnya.
Pemungutan suara serupa juga digelar di Lapas Narkotika Bangli dan Rutan Gianyar.
Baca Juga:PSK Asal Filipina Ditangkap Di Sanur, Tak Punya Paspor
Kontributor : Putu Yonata Udawananda