Ada Pura di Dalam Klenteng, Umatnya Bersembahyang Menggunakan Pakaian Adat Bali

Klenteng atau miao dalam bahasa Hokkian merupakan sebutan untuk tempat ibadah penganut kepercayaan tradisional Tionghoa.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 14 September 2024 | 13:02 WIB
Ada Pura di Dalam Klenteng, Umatnya Bersembahyang Menggunakan Pakaian Adat Bali
Klenteng Ling Li Miao [denpasarkota.go.id]

SuaraBali.id - Ada yang unik dengan sebuah klenteng di Bali yang dinamai Klenteng Ling Li Miao. Di dalam klenteng ini terdapat pura.

Anda mungkin takkan pernah menemukan adanya pura di dalam sebuah klenteng di tempat lain. Di Bali, Klenteng Ling Li Miao merupakan satu-satunya tempat ibadah yang di dalamnya terdapat tempat ibadah untuk umat agama lain.

Di dalam Klenteng Ling Li Miao ini, Anda juga bisa menyaksikan umat bersembahyang mengenakan pakaian adat Bali, lengkap seperti halnya umat Hindu Bali yang hendak melaksanakan upacara piodalan biasa, atau upacara kuningan.

Akan ada penjor yang menghiasi Klenteng Ling Li Miao. Namun tentunya hiasan meriah semacam ini hanya bisa disaksikan di hari Imlek dan hari besar keagamaan lainnya.

Baca Juga:Mulai Terkuak, Anomali Kematian Mantan Bupati Jembrana Dan Istrinya

Klenteng atau miao dalam bahasa Hokkian merupakan sebutan untuk tempat ibadah penganut kepercayaan tradisional Tionghoa di Indonesia. Di beberapa daerah klenteng juga disebut dengan istilah tokong. Istilah ini diambil dari bunyi lonceng yang dibunyikan saat umat menyelenggarakan sembahyang.

Klenteng bagi masyarakat Tionghoa tidak hanya berarti sebagai tempat ibadah saja. Klenteng juga berperan besar dalam proses kehidupan bermasyarakat masyarakat Tionghoa.

Di dalam klenteng Ling Li Miao terdapat juga pura yang sering digunakan sebagai lokasi sembahyang umat Hindu Bali. Hal ini membuktikan wujud toleransi yang besar di dalam hidup bermasyarakat warga di Bali.

Klenteng Ling Li Miao  terletak di daerah Tanah Kilap, Pemogan, Denpasar Selatan. Di sana, Anda akan menyaksikan perpaduan budaya yang amat indah antara Hindu—Budha.

Saat umat bersembahyang, di depan patung dewa biasanya umat akan bersimpuh kemudian berdoa. Ada hio dan sesajian yang biasa dilakukan oleh umat Hindu Bali.

Baca Juga:Makna Upacara Tumpek Kandang yang Selalu Dilakukan Umat Hindu

Inilah wujud akulturasi nyata dapat dilihat. Setelah umat selesai bersembahyang, akan ada semacam pemangku yang memercikkan air suci 3 kali kemudian menempelkan beras di dahi umat sesuai dengan tradisi.

Untuk sampai di Klenteng Ling Li Miao, dari Kuta, Anda bisa melalui Jl. Griya Anyar ke tujuan Anda di Kota Denpasar. Masukilah daerah Pemogan, di sana Anda bisa bertanya pada orang bila sulit menemukan Klenteng Ling Li Miao.

Tak perlu khawatir tak menemukannya, sebab klenteng ini sangat dikenal warga, sehingga mencapai ke klenteng ini tidaklah sulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini