Kewaspadaan Mpox Meningkat, Seperti Apa Sejarah Dan Gejala Munculnya Virus Ini?

Adapun wabah Mpox dipengaruhi oleh beberapa clade yaitu clade Ia, clade lb, dan clade Ilb.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 21 Agustus 2024 | 17:57 WIB
Kewaspadaan Mpox Meningkat, Seperti Apa Sejarah Dan Gejala Munculnya Virus Ini?
Ilustrasi Penyakit Cacar Monyet (Monkey pox). (unsplash/rodney james)

Berdasarkan hasil pemeriksaan genomic sequencing yang dilakukan pada 54 kasus konfirmasi di Indonesia, semua kasus atau 100 persen disebabkan oleh clade lIb.

Gejala Mpox

BBKK Denpasar menjelaskan gejala Mpox biasanya demam, sakit kepala hebat, nyeri otot, sakit punggung, lemas, pembengkakan kelenjar getah bening (di leher, ketiak atau selangkangan) dan ruam atau lesi kulit.

Ruam biasanya dimulai dalam satu sampai tiga hari sejak demam. Ukuran nya sama (berbeda dengan cacar air yang bervariasi).

Baca Juga:Konten Medsos Guru di Tabanan Dinilai Ekploitasi Tubuh Murid, Sekda Bali Turun Tangan

Kemudian, ruam atau lesi pada kulit berkembang mulai dari bintik merah seperti cacar, lepuh berisi cairan bening, lepuh berisi nanah, kemudian mengeras atau keropeng lalu rontok.

Jumlah lesi pada satu orang dapat berkisar dari beberapa saja hingga ribuan.

Ruam cenderung terkonsentrasi pada wajah, telapak tangan dan telapak kaki serta ruam juga dapat ditemukan di mulut, alat kelamin, dan mata.

Ruam Mpox terkadang disalahartikan sebagai sifilis atau herpes.

Menular dari Hewan ke Manusia

Baca Juga:Jumlahnya Lebih Sedikit, Tahun Ini Rekrutmen CPNS di Bali Didominasi Tenaga Teknis

Mpox dapat menular dari hewan ke manusia melalui kontak fisik dengan hewan terinfeksi, yang biasanya adalah hewan pengerat dan primata.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini