Diterangkannya, karena meninggal sebelum melaksanakan rukun haji maka pelaksanaan ibadah haji JCH tersebut akan dibadalkan. Selain itu, Pemerintah akan memberikan asuransi kepada jamaah tersebut sekitar Rp58 juta.
"Nanti petugas yang membadalhajikan. Karena kita punya petugas khusus di sana yang akan membadalkan," katanya.
Dengan adanya jamaah yang meninggal ini, petugas kesehatan haji diminta untuk lebih masif memeriksa kondisi jamaah.
Secara keseluruhan jamaah haji embarkasi Lombok sudah berada di Mekah. Selama berada di Tanah Suci untuk pelaksanaan rukun-rukun haji, jamaah diminta untuk menjaga kesehatan.
Baca Juga:Pria Asal Atambua yang Tergantung di Pohon Ternyata Korban Pembunuhan
"Konsumsi vitamin agar kondisi tubuh tetap stabil. Sering minum air zam-zam agar tetap sehat dan kondisi stabil," katanya.
Ia mengatakan, petugas atau tim medis sudah dipersiapkan dengan maksimal sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
"Kemungkinan yang akan terjadi itu sudah dipersiapkan sedemikian rupa," katanya.
Kontributor : Buniamin
Baca Juga:Perahunya Kosong, Nelayan Asal Nusa Penida Diduga Jatuh di Selat Lombok