Mulanya, sesari ini adalah uang kepeng, namun seiring berjalannya waktu, uang kepeng mulai susah didapatkan, lantaran sudah tidak menjadi mata uang yang bisa dibelanjakan.
Maka dari itu, semakin sedikitnya jumlah uang kepeng, akhirnya beralih ke uang logam biasa yang kini menjadi uang transaksi di Indonesia. Bahkan, ada pula yang menggunakan uang kertas.
Biasanya, uang sesari yang diletakkan di atas Canang Sari ini dikumpulkan di kotak dana punia. Dalam meletakkannya pun diatur agar tidak terbakar oleh dupa.
Caranya dengan meletakkan sesari di bawah bunga atau dupanya diposisikan agar tidak mengenai sesari. Pasalnya, uang ini dikumpulkan untuk dana perbaikan-perbaikan bangunan Pura.
Baca Juga:Daftar Tempat Nobar Timnas Indonesia Vs Iraq Nanti Malam di Bali
Sementara itu, makna dan fungsi dari uang sesari ini sendiri sebagai lambang saripati dari karma atau pekerjaan (Dana Paramitha) yang melambangkan sarining manah. Selain itu juga berfungsi sebagai penebus segala kekurangan yang ada.
Kontributor : Kanita