Dokter Simpulkan Penyebab Kematian Mahasiswa di Benoa, Begini Isi Percakapan Dengan Pacar Korban

Penyelidikan telah dilakukan selama tiga minggu lebih termasuk dengan melakukan autopsi terhadap jenazah

Muhammad Yunus
Rabu, 13 Desember 2023 | 19:48 WIB
Dokter Simpulkan Penyebab Kematian Mahasiswa di Benoa, Begini Isi Percakapan Dengan Pacar Korban
Dokter forensik dr. Dudut Rustyadi saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Rabu (13/12/2023) [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]

Isi Pesan dalam HP Korban

Kasus tewasnya mahasiswa bernama Aldi Salihatua Nababan (23) di kamar kosnya disimpulkan sebagai mati gantung. Namun, polisi juga menyelidiki terkait dugaan motif di balik tewasnya mahasiswa asal Medan itu.
Dari TKP kos yang berada di kawasan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung itu ditemukan handphone milik Aldi. Barang bukti itu diamankan dan diteliti oleh Laboratorium Forensik Polda Bali.

Dari berbagai file yang ditemukan di dalam handphone itu, ditemukan 1.719 chat di dalamnya. Percakapan tersebut kemudian diteliti dokter psikiatri untuk menemukan indikasi-indikasi yang mengarah pada peristiwa tersebut.

Setelah diselidiki, terdapat sejumlah percakapan antara Aldi dan pacarnya, AN, yang dapat mengindikasikan penyebab dari peristiwa tersebut. Isi chat tersebut diteliti oleh dr. Lely Setyawati Kurniawan sebagai dokter psikiatri di RSUP Prof. Ngoerah.

Baca Juga:Pemilik Kos Sebut Mahasiswa Medan yang Tewas di Bali Sosok yang Tertutup

Dia menemukan isi chat pertama pada tanggal 21 Maret 2023 lalu yang berisi keluhan Aldi mengenai jalan hidupnya yang tak pernah sesuai dengan keinginannya. Dr. Lely menyebut chat tersebut menjadi ciri dari gangguan depresi.

“Ada yang salah di diriku, aku gak tahu apa ini tapi aku selalu cemas. Aku pingin semua baik2 saja tapi gak pernah sesuai dengan keinginan,” tulis Aldi dalam chat.

Isi chat lainnya yang ditemukan pada Bulan Mei 2023 juga menunjukkan tanda serupa. Aldi sejatinya berkeinginan untuk membantu keluarganya namun dr. Lely menyebut banyak yang mengganggu pikirannya. Bahkan salah satu chat juga menyebut jika Aldi kerap berpura-pura terlihat bahagia di hadapan orang lain untuk menutupi kesedihannya.

“Di satu sisi, aku gak kuat hidup ini. Tapi aku punya rasa tanggung jawab yang kuat. Aku harus bisa bantu keluargaku bangkit, aku harus bisa bantu adik-adikku jalan hidup yang lebih baik biar gak kayak aku,” tulisnya.

“Aku di luar saja sok pura-pura kuat bercanda-bercanda, sok-sokan paling enak nikmatin hidup. Tapi sebenarnya aku yang paling mau mati,” tulisnya dalam chat yang berbeda.

Baca Juga:Polresta Denpasar Sebut Tak Temukan Tanda Kekerasan di Kasus Tewasnya Mahasiswa Medan

Namun, ada satu chat yang membuat dr. Lely menduga jika Aldi sudah mengalami gejala depresi berat. Isi chat tersebut menunjukkan Aldi merasa seperti ada orang dalam dirinya yang menghalangi dirinya. Dalam istilah medis, dr. Lely menyebut hal itu dikenal dengan thought insertion yang merupakan gejala seseorang mengalami depresi berat.

“Aku sebenarnya bisa saja bergaul, bisa kerja kayak orang bisa. Tapi ada orang di dalam diriku yang gak mau itu ada. Orang yang menutup aku biar bisa berguna bagi orang lain,” tulis Aldi.

“Ini satu fenomena di bagian psikiatri, gejala seperti ini ada orang di dalam dirinya yang menghalangi dia itu satu pertanda gangguan jiwa yang sangat berat,” ungkap dr Lely saat konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Rabu (13/12/2023).

Namun, tidak ada disebutkan penyebab pasti atau permasalahan yang tengah dihadapi Aldi. Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas menyebut jika Aldi adalah sosok tertutup kepada teman atau lingkungan tempatnya tinggal.

Catatan Redaksi:

Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan dan muncul pikiran untuk bunuh diri, segeralah hubungi hotline bunuh diri Indonesia melalui nomor 1119 (ekstensi 8) atau hotline kesehatan jiwa Kemenkes di nomor 021-500-454.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini