Dampak Kekeringan di Bima, Pemkot Kerja Sama Dengan Asing Untuk Suling Air Laut

Hal ini dianggap sebagai usaha untuk mengatasi dampak El Nino yang melanda sembilan kabupaten/kota di NTB

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 10 Oktober 2023 | 10:14 WIB
Dampak Kekeringan di Bima, Pemkot Kerja Sama Dengan Asing Untuk Suling Air Laut
PJ Walikota Bima, H. Muhammad Rum. [Istimewa]

SuaraBali.id - Dampak El Nino dan ancaman kekeringan yang melanda sembilan kabupaten/kota di NTB, termasuk Kota Bima membuat Pemerintah Kota Bima menjajaki kerja sama dengan pihak asing yakni Korea Selatan.

Penjabat Wali Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mohammad Rum menjajaki kerja sama dengan investor dari Korea Selatan untuk membangun penyulingan air laut menjadi air bersih siap minum di wilayah itu.

"Saya sudah ketemu dengan investor Korea untuk mengajak berinvestasi di Kota Bima, untuk penyulingan dengan memanfaatkan air laut menjadi air siap minum," ujarnya, Senin (9/10/2023).

Hal ini dianggap sebagai usaha untuk mengatasi dampak El Nino yang melanda sembilan kabupaten/kota di NTB, termasuk Kota Bima.

Baca Juga:Wali Kota Bima Ditahan di Rutan KPK, Penjabat : Kita Prihatin Dan Doakan

"Kami terus berikhtiar mengumpulkan simpul-simpulnya (bertemu investor) yang bisa mengatasi ancaman kekeringan yang ada," kata Rum.

Selain itu pihaknya juga menemui Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB Ika Sri Rejeki sesaat setelah pelantikannya sebagai Penjabat Wali Kota Bima dengan mengajak para Kepala OPD Kota Bima.

Soal ini, mennurutnya pihak BPPW NTB akan membantu menyiapkan anggaran infrastruktur pengadaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan catatan harus dibentuk terlebih dahulu Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD).

"BPPW siap membantu kita. Karena untuk membangun infrastruktur instalasi air minum ini butuh dana besar sekitar Rp800 miliar. Kita tidak punya dana sebesar itu, makanya butuh alokasi dari APBN," ucap Rum.

Kalau melalui PDAM tidak bisa, kata dia, harus diupayakan melalui pemerintah yaitu Government to Goverment (G to G) baru bisa dibantu.

Baca Juga:Breaking News, Mantan Wali Kota Bima Ditahan KPK, Ini Kronologi Kasusnya

"Oleh karena itu kami sudah mendapatkan rekomendasi dari Pj Gubernur NTB untuk pembentukan UPTD Air Minum di bawah Dinas PUPR. Jadi dia ini mandiri nantinya mengelola air di Kota Bima, karena 70 persen pelanggan PDAM itu ada di Kota Bima, bukan di Kabupaten Bima," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini