Nama Nyoman Dan Ketut Langka, Gubernur Bali Anjurkan KB 4 Anak

Koster berpesan kepada generasi muda untuk menikah dan merencanakan memiliki setidaknya empat anak.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 22 Februari 2023 | 15:27 WIB
Nama Nyoman Dan Ketut Langka, Gubernur Bali Anjurkan KB 4 Anak
Ilustrasi adat Bali - penari Bali [BeritaBali.com].

SuaraBali.id - Pemberian nama anak mulai dari Putu hingga Ketut adalah salah satu kebudayaan Bali yang membuat ciri khas tersendiri pada nama orang Bali.

Namun karena adanya program Keluarga Berencana (KB) yang digaungkan pemerintah pusat sejak Orde Baru membuat satu keluarga kebanyakan hanya punya 2 anak.

Akibatnya nama anak hanya sampai Putu, Wayan, Gede (Anak Pertama) dan Kadek, Made, Nengah (Anak Kedua).

Gubernur Bali Wayan Koster pun menyoroti hal ini. Ia pun akan mencanangkan program Keluarga Berencana (KB) empat anak.Hal ini berbeda dengan program keluarga berencana yang disosialisasikan pemerintah pusat.

Ia beralasan bahwa pertumbuhan penduduk di Bali rendah yang mana hal itu akan dikhawatirkan akan mengancam kebudayaan Bali menjadi cepat punah.

"Makanya, saya menggalakkan jangan KB dua anak. Tetapi, KB empat anak," ujarnya di Taman Budaya Art Center, Selasa (21/2/2023).

"Kalau semuanya dua anak, berarti Nyoman dan Ketut punah dong? Kan kehilangan unsur budaya ini," tegasnya.

Koster berpesan kepada generasi muda untuk menikah dan merencanakan memiliki setidaknya empat anak.

Dengan cara ini, nama Nyoman (nama khas anak ketiga) dan Ketut (anak keempat) tidak terancam punah.

Koster berkaca tentang hal ini dengan pendaftaran murid baru di sekolah dasar.

"Sekarang, coba cek pendaftaran siswa baru di SD. Masuk SD, pertama itu lihat ada berapa Nyoman? Ada berapa Ketut? Pasti, sudah langka sekali," katanya.

Demi merealisasikan program ini, Koster mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencan Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo.

Ia mmeinta adanya kelonggaran kepada Bali terkait jumlah anak dalam satu keluarga.

"Pak Hasto, untuk Bali jangan diberlakukan dua anak untuk KB-nya. Karena itu merugikan masyarakat Bali. Sudah jumlahnya sedikit, diperkecil lagi," tuturnya.

Berdasarkan sensus penduduk Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Bali sebanyak 4,32 juta jiwa per 2020. Secara rinci, 2,17 juta berjenis kelamin laki-laki, dan 2,15 juta berjenis kelamin perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini