Sehingga sulit dibayangkan jika ponpes ini kecolongan dengan perilaku tidak terpuji siswanya.
“Dimana fungsi pengawasan atau kontrol para mudir atau penjaga terhadap para santri yang menjadi tanggungjawab mereka," kata Judan bertanya.
Ia meminta pengasuh Ponpes jangan mengangap sepele dan apalagi abai dengan potensi - potensi berbagai kasus kekerasan di lingkungan Ponpes.
Sebab setiap ada kerumunan berpotensi terjadinya berbagai bentuk kekerasan.
“Fungsi kontrol yang maksimal harus dilakukan, jangan lagi ada pondok- pondok pesantren sampai kehilangan kepercayaan dari warga masyarakat," harapnya.
Terpisah, Kepala Seksi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman mengaku telah menerima laporan dari orangtua korban dan tinggal menunggu korbam untuk diperiksa beserta terduga pelaku.
“Soal bully saya kurang tau yang jelas korban dikeroyok sama temannya," aku Nicolas.
Kontributor: Toni Hermawan