Cekcok di Paddys Pub Legian, Anggota Polda Bali Ditusuk Botol Bir 11 Kali

Luka tusuk tersebut adalah akibat ditusuk dengan botol bir usai pelaku minum-minum di Paddys Pub.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 21 Januari 2023 | 14:04 WIB
Cekcok di Paddys Pub Legian, Anggota Polda Bali Ditusuk Botol Bir 11 Kali
ILUSTRASI - Jalan Legian Bali (Dok. Pribadi/Yudi Rahmatullah)

SuaraBali.id - Kepolisian sektor (Polsek) Kuta masih menyelidiki tiga tersangka lain yang terlibat dalam penusukan seorang personel Polda Bali Aipda IPJS (37).

Sebelumnya, Aipda IPJS ditusuk setelah terlibat cekcok di Paddy’s Pub, Legian, Kuta pada Minggu (8/1/2022) lalu.

Korban dikeroyok dan ditusuk oleh sekelompok orang di depan Apache Bar usai diusir dari Paddy’s Pub. Menurut keterangan Kapolsek Kuta AKP Yogie Pramagita, Aipda IPJS yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Trijata Bhayangkara mengalami 11 luka tusukan.

“Cukup parah lukanya, ada sebelas tusukan. Iya pakai botol. Di kepala ada, tubuh ada, nanti kita cek juga ke dokter dalam perawatannya,” ujarnya saat ditemui di Mapolsek Kuta, Sabtu (21/1).

Baca Juga:Tolak Beri Uang Rokok, Seorang Pria Dikeroyok Tujuh Orang Mabuk di Pantai Kuta

Luka tusuk tersebut adalah akibat ditusuk dengan botol bir usai pelaku minum-minum di Paddy’s Pub.

Akibat kondisi korban yang masih cukup parah, AKP Yogie menyebut masih belum bisa meminta keterangan korban untuk mendalami kasus ini.

Sementara itu, AKP Yogie juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengamankan dua orang tersangka pelaku penusukan tersebut.

Bahkan menurutnya salah satu tersangka sudah mengakui jika dirinya telah menusuk korban.

“Kedua tersangka tersebut sudah kita amankan dan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) sudah kita kirimkan. Tersangka lain masih kita lakukan penyelidikan. Masih kita dalami itu (peran kedua tersangka), tapi salah satunya sudah mengaku menusuk. Nanti kita cari keterangan dari saksi-saksi lain juga,” tuturnya.

Baca Juga:Kisah Pasang dan Surutnya Kampung Tionghoa di Jalan Gajah Mada Denpasar

Masih ada tiga terduga pelaku lainnya yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Kelima pelaku disebut sama-sama berasal dari Palembang.

News

Terkini

Konten ini dihapus atas permintaan take down dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

News | 15:07 WIB

Perayaan Hari Arak ini dia harapkan bisa menjadi pengingat bagi generasi muda

News | 14:32 WIB

Ia kini berlabuh mengikuti jejak Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) ke Partai Perindo.

News | 07:12 WIB

Pasalnya pelaku disebut tidak mengetahui keberadaan kokain yang tersimpan dalam salah satu dari dua kopernya.

News | 13:58 WIB

Vaksinasi Rabies pun dilakukan secara massif selain itu petugas juga melakukan eliminasi.

News | 08:43 WIB

Suwarjono menjabarkan kondisi media massa mulai era kovensional sampai kekinian.

News | 06:43 WIB

Justru hari itu dimaksudkan untuk memuliakan arak itu sendiri.

News | 16:25 WIB

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTB, Wahidjan membenarkan perihal pemberhentian tersebut.

News | 15:48 WIB

KAP mengaku merekam adegan persetubuhannya tersebut hanya untuk iseng diihat dan sebagai kenang-kenangan.

News | 11:06 WIB

Donatur tertinggi di situs tersebut memberikan sumbangan USD 1.000.

News | 21:07 WIB

Salah satu alasannya adalah adanya kewaspadaan virus Covid-19.

News | 18:38 WIB

Adapun seseorang yang hendak melakukan pengelukatan ke sana harus membawa satu Banten pejati.

News | 14:21 WIB

Ternyata dahulu kala di pantai ini terdapat pelabuhan bernama Pelabuhan Kuta.

News | 13:47 WIB

Penayangan konten lansia mandi lumpur ini masuk perhatian kepolisian setelah viral di dunia maya.

News | 18:18 WIB

Pihaknya juga akan membicarakan terkait apa saja yang bisa didapatkan selain peluang tenaga kerja.

News | 18:01 WIB
Tampilkan lebih banyak