Di tengah situasi itu, ia dan satu kerabatnya langsung menggendong kakaknya menuju keluar bangunan menuju areal parkir belakang RS Balimed Karangasem.
Setelah mengamankan kakaknya, Nyoman M menuju depan RS Balimed dan merekam suasana kepanikan yang terjadi.
Akan tetapi saat merekam video tersebut ia mengaku spontan mengucapkan kata-kata lantai tiga RS Balimed Jebol.
Padahal situasi di sana tidak ada tanda - tanda adanya jebol pada bangunan tersebut.
Baca Juga:Plafon Gedung DPRD Karangasem Runtuh Akibat Gempa Bumi
"Saya panik dan spontan mengatakan itu, Saya meminta maaf kepada semua pihak, kepada keluarga pasien, kepada pihak kepolisian dan kepada RS Balimed," kata Nyoman.