Aliran massa udara pada di wilayah Indonesia, diprediksi mulai didominasi oleh angin baratan. Pada bulan November 2022, monsun Australia mulai melemah sedangkan monsun Asia diprediksi mulai aktif di wilayah Indonesia bagian barat dan mulai mendominasi seluruh wilayah Indonesia pada bulan Desember 2022 hingga Januari 2023. Rata-rata anomali Suhu Muka Laut (SST) sekitar wilayah NTB saat ini berada pada kategori hangat.
"Diprakirakan kondisi hangat ini akan mendominasi wilayah perairan Indonesia bagian selatan Indonesia kemudian pada Desember 2022 anomali SST melemah menuju kondisi netral hingga April 2023," katanya. (ANTARA)