Angin Puting Beliung di Pantai Kedonganan Viral, Nyaris Sapu Cafe

Pengunjung pantai dan karyawan caf tersebut pun tampak tercengang melihat fenomena tersebut.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:52 WIB
Angin Puting Beliung di Pantai Kedonganan Viral, Nyaris Sapu Cafe
Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan sapuan angin puting beliung di bibir pantai Kedonganan, Badung, Bali, Senin (25/10/2022).[Tangkap Layar @bali.terkini]

SuaraBali.id - Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan sapuan angin puting beliung di bibir pantai Kedonganan, Badung, Bali.

Angin puting beliung itu terlihat berputar nyaris melintasi café atau tempat makan seafood di Pantai Kedonganan. Kejadian dilaporkan terjadi pada, Senin (25/10/2022) sore.

Dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @bali.terkini terlihat ombak di bibir pantai. Namun demikian terlihat penampakan putih yang berjalan di air.

Pusaran angin tersebut berjalan cepat dari air ke daratan. Semakin menuju daratan pusaran angin tersebut berwarna cokelat akibat pasir pantai.

Baca Juga:Hujan Deras, Wilayah Denpasar Kembali Banjir Malam Ini Termasuk Bundaran Renon

Pengunjung pantai dan karyawan café tersebut pun tampak tercengang melihat fenomena tersebut.

Namun ada pula beberapa orang yang mengeluarkan ponsel seperti hendak memviralkan kejadian tersebut.

Hingga saat ini belum ada laporan terkait dampak angin puting beliung tersebut.

Angin puting beliung adalah angin kencang dengan gerakan berputar yang berasal dari awan kumulonimbus.

Angin puting beliung memiliki kecepatan lebih dari 64,4 km per jam dengan durasi atau waktu kerjadiannya 5 menit dan terjadi di wilayah yang tidak luas.

Baca Juga:Universitas Udayana Digeledah Kejati Bali 8 Jam Terkait Dugaan Penyelewengan Dana SPI

Dilansir dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, angin puting beliung adalah angin tornado berukuran kecil yang terjadi di Indonesia.

Bencana angin puting beliung sering terjadi di pada musim pancaroba, terutama pada siang dan sore hari. Hal ini terjadi akibat banyaknya pembentukan awan kumulonimbus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini