Kasus Gagal Ginjal Akut di Bali Tewaskan 11 Anak, Ini Ciri Utama yang Wajib Diwaspadai

Sementara itu untuk berobat di poliklinik di RSUP Prof. Ngoerah, pasien harus memiliki surat rujukan terlebih dahulu.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 16:42 WIB
Kasus Gagal Ginjal Akut di Bali Tewaskan 11 Anak, Ini Ciri Utama yang Wajib Diwaspadai
Gagal Ginjal Akut pada Anak (Getty Images)

SuaraBali.id - Belakangan kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak-anak meningkat signifikan. Tercatat 16 provinsi di Indonesia melaporkan kasus tersebut termasuk Provinsi Bali.

Sementara, kasus yang tercatat di Bali sejauh ini sebanyak 17 orang anak dan 11 diantaranya meninggal dunia. Sementara itu, 5 anak sudah dipulangkan dan 1 anak masih dirawat.

Mengenai hal tersebut, Kepala Sub Bagian Humas RSUP Prof. Ngoerah I Ketut Dewa Kresna menyampaikan RSUP Prof. Ngoerah siap melayani kasus tersebut. Terlebih apabila situasi darurat, pengobatan dapat ditanggung oleh BPJS.

“Kalau emergency bisa langsung ke IGD tanpa rujukan,” ujar Dewa Kresna pada Sabtu (15/10/2022).

Baca Juga:Pasutri di Buleleng Tewas Tertabrak Truk BBM Dengan Kondisi Mengenaskan

Sementara itu untuk berobat di poliklinik di RSUP Prof. Ngoerah, pasien harus memiliki surat rujukan terlebih dahulu.

“Kalau (berobat) ke poliklinik ya harus dengan (surat) rujukan,” ujarnya.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk memperhatikan kondisi buah hatinya. Ciri utama dari gangguan ginjal akut (acute kidney injury/AKI) tersebut adalah berkurangnya volume kencing, bahkan hingga tidak kencing selama 24 jam.

Selain itu, gejala infeksi yang biasa menyertai meliputi diare, batuk, pilek, dan muntah. Apabila sudah terdapat gejala tersebut, diimbau agar orangtua segera memeriksakan anaknya.

Sejauh ini, sudah ada 131 kasus gangguan ginjal akut di Indonesia, dengan pasien yang didominasi oleh usia balita.

Baca Juga:Annie Yang Minta Maaf Mundur dari SUCI X Karena Kecelakaan di Bali

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut kasus ini masih dalam proses penelitian dan akan segera dirilis ke publik.

“Gagal ginjal anak sedang diteliti oleh dokter-dokter RSCM. Sudah ada hasilnya tapi harus menunggu kesimpulan sebelum kita rilis ke publik,” ujar Budi pada Rabu (12/10/2022).

Ada Kesamaan

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Bali I Gusti Ngurah Sanjaya Putra mengatakan, terdapat satu kesamaan dari sebagian besar kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang anak-anak, khususnya yang dirawat di RSUP Prof Ngoerah.

Menurutnya banyak kasus gagal ginjal yang memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain.

Kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang ratusan anak di Indonesia secara mendadak ini ditekankan Sanjaya merupakan sebuah penyakit yang berbahaya. Oleh sebab itu perlu kewaspadaan dan deteksi sedini mungkin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini