Dirut BRI:UMKM di Indonesia Sangat Butuh Edukasi secara Konsisten dan Berkelanjutan dari Advokasi

Proporsi kredit UMKM tersebut akan terus didorong tumbuh hingga 85% pada tahun 2024.

Fabiola Febrinastri
Kamis, 29 September 2022 | 14:00 WIB
Dirut BRI:UMKM di Indonesia Sangat Butuh Edukasi secara Konsisten dan Berkelanjutan dari Advokasi
Direktur Utama BRI, Sunarso. (Dok: BRI)

SuaraBali.id - Direktur Utama BRI, Sunarso dinobatkan sebagai “Tokoh Pembiayaan dan Pemberdayaan UMKM” dalam “Rakyat Merdeka Award untuk Indonesia Pulih dan Bangkit 2022”. Anugerah penghargaan tersebut tak lepas dari peran Sunarso sebagai "master mind" dari konsistensi dan kesuksesan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam memberdayakan dan mengedukasi pelaku usaha di segmen UMKM.

Atas pencapaian tersebut, Sunarso mendedikasikan penghargaan tersebut untuk seluruh insan BRILiaN (pekerja BRI).

“Saya dedikasikan penghargaan ini kepada Insan BRILiaN, yang telah memberikan kontribusi terbaiknya kepada BRI dan untuk Indonesia," ungkapnya.

“Penghargaan ini juga saya persembahkan untuk seluruh nasabah UMKM BRI yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia,” tambah Sunarso.

Baca Juga:Utamakan Keamanan Data, BRI Apresiasi Pengesahan UU Perlindungan Data Pribadi

Ia menegaskan, UMKM di Indonesia sangat membutuhkan edukasi secara konsisten dan berkelanjutan dari pada advokasi.

“Oleh karenanya, BRI saat ini dan ke depan akan semakin fokus untuk memberdayakan dan mengedukasi pelaku usaha di segmen UMKM”, tegasnya.

Sejak awal pandemi, BRI telah mengambil langkah strategis untuk tetap mempertahankan sustainability kinerja dan berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam kaitannya dengan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Strategi lain, BRI melakukan penyelamatan terhadap UMKM, yang memiliki peran krusial terhadap perekonomian Indonesia.

UMKM memberikan kontribusi sebesar 60,3% dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Selain itu, UMKM menyerap 97% tenaga kerja dan menyediakan 99% lapangan kerja di Indonesia. Namun pandemi Covid-19 memberikan tekanan berat bagi pelaku UMKM, karena mereka tidak bisa melakukan aktivitas ekonomi sebagaimana biasanya.

Oleh karenanya, selama pandemi, BRI menyelamatkan UMKM dengan strategi business follows stimulus.

Baca Juga:Kementan Dorong Produktivitas Pertanian dan Pemulihan Ekonomi dengan Program Jalan Usaha Tani

“Agar stimulus berjalan efektif, BRI menyiapkan empat syarat. Pertama, harus ada dananya, yaitu memastikan anggarannya tersedia. Kedua, data pihak yang mendapatkan stimulus tersedia. Ketiga, kami akan menyiapkan sistem yang kredibel dan reliable agar stimulus tersebut tepat sasaran, dan keempat, adalah komunikasi secara terus menerus kepada masyarakat," katanya.

Fokus BRI dalam memberdayakan dan membangkitkan aktivitas pelaku UMKM pada saat pandemi tersebut menjadi motor kinerja keuangan BRI. Hingga akhir Kuartal II 2022, BRI secara konsolidasian (BRI Group) berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp.24,88 triliun atau tumbuh 98,38% year on year (yoy), dengan total aset meningkat 6,37% yoy menjadi Rp.1.652,84 triliun.

Fokus BRI untuk terus mendorong pertumbuhan kredit khususnya disegmen UMKM juga berdampak positif terhadap total penyaluran kredit perseroan. BRI Group berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75% yoy.

Penyaluran kredit kepada seluruh segmen pinjaman tercatat tumbuh positif, dengan penopang utama yakni segmen mikro yang tumbuh 15,07%, segmen konsumer tumbuh 5,27%, segmen korporasi tumbuh 3,76% serta segmen kecil dan menengah tumbuh 2,71%.

“Secara khusus, portofolio kredit UMKM BRI tercatat tumbuh sebesar 9,81% dari Rp837,82 triliun di akhir Juni 2021, menjadi Rp920 triliun di akhir Juni 2022. Hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus merangkak naik, menjadi sebesar 83,27%. Proporsi kredit UMKM tersebut akan terus didorong tumbuh hingga 85% pada tahun 2024,” ungkap Sunarso.

Atas capaian dalam menumbuhkembangkan pelaku UMKM tersebut, Sunarso juga meraih penghargaan bertaraf internasional dari The Asset Triple A pada Juli 2022 lalu. BRI memboyong dua penghargaan sekaligus pada penghargaan "The Asset Triple A - Treasury, Trade, Sustainability Supply Chain & Risk Management" di Singapura.

Sunarso dinobatkan sebagai The Best "SME Banker of The Year" dan BRI mendapatkan predikat "Best in Treasury and Working Capital - SMEs".

Melalui kepemimpinannya di BRI sejak 2019, Sunarso pun kembali menetapkan BRI untuk kembali ke khittahnya sebagai bank UMKM. Hal itu pun membuat BRI mampu bertahan dari guncangan krisis akibat pandemi.

“Ke depan, BRI akan terus fokus di UMKM, bahkan akan tumbuh ke bawah dengan go smaller ke segmen mikro, bahkan ultra mikro. Strategi fokus di segmen UMKM dan UMi sebagai sumber pertumbuhan baru adalah untuk merealisasikan aspirasi BRI menjadi 'The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion of Financial Inclusion' pada tahun 2025," katanya.

News

Terkini

Menurut Andika, apa yang dilakuka pelau adalah tindak pidana. Ia pun mendesak agar pelaku segera dipecat.

News | 07:33 WIB

Joshua melaporkan seorang pemerhati hewan lainnya yang berinisial BDM asal Lombok Tengah.

News | 07:00 WIB

Diduga keduanya terseret arus sungai saat memasang jaring ikan di hulu sungai.

News | 06:43 WIB

Dugaan reklamasi pesisir Pantai Melasti pada area seluas 22.310 m ini baru diketahui pada 2020, dan disinyalir dimulai pada tahun 2019.

News | 17:25 WIB

Tak hanya Cyril Stiak, satu orang lagi bernama Stefan Durina kini masuk dalam red notice. Namun dia masih dalam pengejaran.

News | 13:42 WIB

Menurutnya, partai Perindo terbuka bagi yang ingin berjuang dan membesarkan Partai ini.

News | 10:00 WIB

Awalnya ia cekcok dengan kekasihnya karena kecemburuan.

News | 08:00 WIB

Ini bukti bahwa BRImo semakin menjadi andalan masyarakat.

News | 17:30 WIB

Menurutnya cara pandangnya dalam membangun Bali saat ini dipengaruhi ilmunya selama menempuh pendidikkan di ITB.

News | 16:27 WIB

Bharada E menyampaikan hal itu saat ditanya Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso.

News | 13:00 WIB

Anjing liar yang sudah dieliminasi, langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

News | 11:30 WIB

Hal itu diputuskan pada Rapat Pleno, Senin (28/11/2022) kemarin oleh Dewan Pengupahan Kota Denpasar

News | 10:21 WIB

Kepala Diskarmat Kabupaten Badung, I Wayan Wirya mengatakan api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam.

News | 09:30 WIB

Tangannya yang gemetaran spontan menjatuhkan uang tersebut ke lantai

News | 08:39 WIB

Menurutnya setelah maskapai Cathay Pacific beroperasi maka akan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi sektor pariwisata di Pulau Bali.

News | 08:27 WIB
Tampilkan lebih banyak