Penyebab Ledakan Tabung Kompor Mayat untuk Ngaben di Gianyar Terungkap

Lontaran itu terjadi dari arah utara lokasi awal tabung dengan kondisi alas tabung terlepas.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 23 Agustus 2022 | 07:33 WIB
Penyebab Ledakan Tabung Kompor Mayat untuk Ngaben di Gianyar Terungkap
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali saat melakukan olah tempat kejadian perkara meledaknya tabung minyak saat ngaben massal di kuburan Desa Selat, Belega, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali. [ANTARA/Labfor Polda Bali]

SuaraBali.id - Penyebab ledakan dan kebakaran tabung minyak kompor pembakaran mayat saat upacara ngaben massal di kuburan Desa Selat, Belega, Gianyar, Bali pada Jumat (19/8/2022) terungkap.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP),Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali mengatakan hal itu terjadi karena kebocoran pada selang kompor.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan bahwa asal mula ledakan dan kebakaran berasal dari dalam tabung minyak kompor yang terlempar sejauh 32 meter.

Lontaran itu terjadi dari arah utara lokasi awal tabung dengan kondisi alas tabung terlepas.

Baca Juga:Calon Suami Jessica Milla Yakup Hasibuan Punya Karier Dan Pendidikkan Mentereng

"Bahan bakar yang keluar dari selang yang bocor tersebut tersambar oleh api pembakaran petulangan/jenazah, kemudian merambat ke dalam tabung minyak (campuran solar dan pertalite) sehingga terjadi ledakan disertai kebakaran," jelas Satake Bayu.

Adapun berdar bukti yang diambil di sekitar lokasi ledakan dan api pertama kebakaran berupa swab tabung minyak kompor dan selang kompor telah diperiksa lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polda Bali.

Tim Laboratorium Forensik Polda Bali pada hari Senin (22/8) melakukan penyelidikan tersebut dengan melibatkan tim olah TKP Bidang Laboratorium Forensik Polda Bali didampingi oleh Kanit Reskrim dan lima orang anggota Unit Reskrim Polsek Blahbatuh, Kepolisian Resor Giayar.

Dari hasil pemeriksaan, kata dia, tim Labfor mengungkapkan pada saat terjadi ledakan dan kebakaran, kompor dalam posisi hidup dan sedang melakukan pembakaran petulangan/jenazah.

Adapun barang bukti yang ditemukan dan diambil di sekitar lokasi ledakan dan api pertama kebakaran, kata dia, berupa tabung minyak kompor dan selang kompor.

Sementara itu, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Ngoerah (sebelumnya RSUP Sanglah) telah mengonfirmasi ada dua korban ledakan kompor saat ngaben (kremasi) massal di Blahbatuh, Gianyar, Bali, yang meninggal dunia pada Sabtu (20/8) malam dan Minggu pagi.

Hingga kini, empat korban ledakan tabung minyak saat Ngaben (Kremasi) di Blahbatuh, Giayar tersebut masih dirawat intensif di RS Prof. Ngoerah Denpasar, Bali. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini