Kata dia, Atlas Beach Fest mampu menampung pengunjung hingga 10.000 pengunjung dengan menyasar segmen Family Holiday.
Atlas Beach Fest sebelum diresmikan sedianya bernama Holywings. Di mana sempat ramai kabar kontroversi mengenai club tersebut di luar Bali.
Hotman Paris megatakan, beach club ini mengusung konsep One stop Entertainment tidak hanya bar dan club saja tang ditonjolkan, tapi juga menghadirkan tempat bagi pelaku UMKM hingga fasilitas kolam renang. Beach club ini pun diklaim terbesar di Asia dan berkelas dunia.
"Di sini semua ada, one stop entertainment, kami membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Bali, menggandeng UMKM, mengajak pengusaha untuk bekerja sama," tutur dia.
Baca Juga:Atlas Beach Festival Dibuka di Canggu oleh Hotman Paris, Ada Menu Babi Guling Khas Bali
Atlas Beach Fest menggandeng sebanyak 52 outlet lokal Bali, restaurant, pedagang souvenir, hingga aneka ragam kuliner khas Bali.
"Semua jenis makanan terkenal di Bali dan makanan yang merakyat dan juga produk produk merchandise ada marketnya, Babi Guling pun ada," ungkapnya.
Setelah selesai melakukan pembangunan selama 1,5 tahun, kini Atlas Beach Fest siap beroperasi dengan memberdayakan sebanyak 1.000 karyawan, dengan 120 security
Ia berharap hadirnya Atlas Beach Fest dapat memajukan perekonomian dan pariwisata Pulau Dewata dari cengkeraman pandemi corona.
"Proses pembangunannya 1,5 tahun karena corona tertunda 6 bulan harusnya satu tahun. Tentu semua pengusaha ingin sukses, memajukan pariwisata di Bali," pungkas dia.
Baca Juga:Sempat Jadi Kontroversi, Hotman Paris Resmikan Pembukaan Atlas Beach Festival Bali