Kuala Lumpur FC yang tergabung di grup H harus menahan imbang Tampines Rovers, sedangkan Viettel FC wajib menang besar atas Hougang di grup I untuk memastikan langkah Bali United lolos ke semifinal ASEAN.
Meskipun terasa sangat berat, tetapi semangat dan optimisme tetap ditunjukkan oleh Serdadu Tridatu. Kekalahan telak dari Visakha FC memberikan pelajaran berharga bagi Bali United untuk menatap laga penting melawan Kaya FC.
Meski demikian, berhadapan dengan Kaya FC jelas bukanlah perkara mudah, meskipun tim asal kota Iloilo ini belum pernah menang, tetapi mereka tetap patut diwaspadai.
Bali United tentu harus fokus sepanjang pertandingan, utamanya ketika memasuki babak kedua. Sebab, selepas turun minum Serdadu Tridatu acap kali mengalami penurunan performa.
Baca Juga:Pemain Bali United Ini Terpaksa Tak Bisa Main di AFC Cup Hingga Laga Terakhir
Apapun hasil pertandingan yang lalu, tentu kali ini tim Ilija Spasojevic harus bermain ngotot untuk mengalahkan Kaya FC.
“Sekarang kami akan memainkan pertandingan terakhir di fase grup. Kami harus menghormati lawan meskipun mereka kalah dalam dua pertandingan. Kami tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di pertandingan. Kami hanya berharap mampu bermain baik dan mendapat hasil terbaik. Namun yang terpenting adalah melakukan tugas kami terlebih dulu, yakni mengalahkan Kaya FC. Setelah itu kami melihat apa yang akan terjadi,” tutup Coach Teco.