Analisa gempabumi di wilayah NTB dan sekitarnya Minggu Keempat Periode 22 - 29 April 2022 dikelompokkan menjadi 4 bagian yaitu gempabumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempabumi dan dominasi sumber gempabumi.
Adapun uraiannya berdasarkan Grafik Frekuensi Kejadian Gempabumi Minggu Keempat Periode 22 - 29 April 2022 terlihat kejadian gempabumi terbanyak pada tanggal 24 April 2022 sejumlah 20 kejadian.
Berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 96 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M < 5 sebanyak 20 kejadian dan tidak terdapat kejadian untuk gempa dengan M ≥ 5.
Pada tanggal 24, 25, dan 26 April 2022 mendominasi kejadian gempabumi di Minggu Keempat Periode 22 - 29 April 2022 dengan jumlah 17 kejadian pada rentang M < 3.
Baca Juga:Poteng Jaje Tujak, Jajan Tradisional Lombok yang Selalu Ada Saat Lebaran Idul Fitri
Berdasarkan kedalaman gempabumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 95 kejadian, gempabumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km sebanyak 21 gempabumi dan tidak terdapat kejadian gempabumi dengan kedalaman > 300 Km.
Berdasarkan kondisi Seismisitas Wilayah NTB dan sekitarnya Minggu keempat periode 22 - 29 April 2022 aktivitas gempabumi didominasi di daerah sumber gempabumi "Back arc Thrust Utara Bima dan Sesar Lokal Sumbawa Barat.