Lagi, Ibu Dan Anak Asal Rusia Kehabisan Uang di Nusa Penida Hingga Hidup dari Belas Kasihan Warga Lokal

Mereka diamankan oleh pihak Satpol PP Kabupaten Klungkung dan pihak desa adat dari Pulau Nusa Penida.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 14 April 2022 | 07:34 WIB
Lagi, Ibu Dan Anak Asal Rusia Kehabisan Uang di Nusa Penida Hingga Hidup dari Belas Kasihan Warga Lokal
Dua warga Rusia ditahan di Rudenim Denpasar setelah diamankan karena kehabisan uang selama berada di Bali, Rabu (13/04/2022). [Istimewa]

SuaraBali.id - Dua warga Rusia ditahan di Ruang Detensi Imigrasi pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Bali, setelah kehabisan biaya untuk hidup di Bali. Selama ini ternyata kehidupannya dibiayai oleh belas kasihan masyarakat.

Keduanya adalah ibu dan anak yang tidak melakukan perpanjangan izin tinggal karena tak punya uang.

Adapun kedua warga negara asing (WNA) tersebut berinisial AK (61) dan IK (34) yang hanya mempunyai izin tinggal kunjungan.

"Keduanya telah melewati batas waktu izin tinggal,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Tedy Riyandi dalam siaran persnya Rabu (14/4/2022).

Baca Juga:Diprotes Karena Mahasiswa Baru Wajib Bayar Asrama, Rektor Unud Akhirnya Menganulir Kebijakannya

Mereka diamankan oleh pihak Satpol PP Kabupaten Klungkung dan pihak desa adat dari Pulau Nusa Penida.

Mereka sebenarnya datang untuk berwisata di Pulau Bali, bahkan sempat tinggal di kawasan Amed, Kabupaten Karangasem.

Tapi karena uang habis, mereka tinggal tidak menetap dan terus berpindah hingga diamankan di Nusa Penida. Ibu dan anak ini selama di Nusa Penida, mereka hidup dari belas kasihan warga lokal.

Hingga akhrinya dari desa adat merekomendasikan kedua WNA itu untuk meninggalkan wilayah Indonesia. Keduanya dikenai tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian sebagaimana disebutkan dalam Pasal 78 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Setelah dua malam ditempatkan di Ruang Detensi Imigrasi pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, saat ini keduanya telah dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar untuk menunggu deportasi.

Baca Juga:Ratapan Tangis Keluarga Melihat Letda Kadek Suhardiayana Pulang ke Bali Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Overstay 956 Hari

Sebelumnya ibu dan anak asal Rusia juga melanggar keimigrasian di Indonesia dengan overstay hampir seribu hari atau tepatnya 956 hari.

LN (33) akhirnya dideportasi dari Bali beserta putrinya. Hal ini terjadi setelah WNA yang awalnya datang dengan kunjungan wisata ini ditinggal oleh suaminya ke Malaysia lalu ke Rusia.

Namun suaminya tersebut menghilang dan kehidupan mereka terkatung-katung di Bali.

Mereka awalnya tinggal bersama-sama di sebuah guest house daerah Ungasan, Kuta Selatan, sampai pada akhirnya keuangan mereka semakin menipis.

Hingga pada 4 April 2022, LN melaporkan dirinya dan anaknya ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai dan diketahui bahwa mereka telah melebihi masa izin tinggal selama 956 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini