Rara Pawang Hujan Bongkar Sarana Untuk Ritual Pengusiran Hujan, 3 Bahan Ini Disebut Kode Alam

Saat itu Deddy Corbuzer juga menyinggung praktik pawang hujan dengan sarana celana dalam.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 25 Maret 2022 | 14:00 WIB
Rara Pawang Hujan Bongkar Sarana Untuk Ritual Pengusiran Hujan, 3 Bahan Ini Disebut Kode Alam
Nama Rara Isti WUlandari mendadak jadi perbincangan setelah aksinya mengendalikan cuaca di ajang MotoGP mandalika 2022. Aksinya bahkan sampai terekam kamera media asing. (Facebook Cahaya Tarot)

SuaraBali.id - Saat menjadi tamu di Podcast Deddy Corbuzier, Rara Istiati Wulandari atau yang dikenal sebagai Mbak Rara si Pawang hujan blak-blakan soal profesinya uniknya itu. Ia juga membongkar sarana dan bahan-bahan yang diguakan untuk ritualnya.

Saat itu Deddy Corbuzer juga menyinggung praktik pawang hujan dengan sarana celana dalam. Saat ditanya apakah Rara menggunakan cara yang sama untuk MotoGP Mandalika , ini jawaban pawang hujan asal Bali ini.

"Ada tapi saya enggak gitu. Gila banget kalau pakai begitu," ujar Rara di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (24/3/2022).

Ia pun mengungkap bahwa caranya mengusir hujan di kompetisi MotoGP Mandalika hanya menggunakan Hio, Cabai dan Bawang.

Baca Juga:BREAKING NEWS : KPK Umumkan Mantan Bupati Tabanan Tersangka Dugaan Korupsi DID Rp 65 Miliar

Deddy Corbuzier pun mengkritisi bagaiamana caranya dengan 3 bahan tersebut hujan dapat reda?

"Gimana caranya anda usir hujan pakai bawang dan cabai?" tanya Deddy Corbuzier.

Rara pawang hujan  [YouTube: Deddy Corbuzier]
Rara pawang hujan [YouTube: Deddy Corbuzier]

Menurut Rara, ia mematahkan hio dan membagi menjadi dua. Satu sisi yang ukurannya pedek ditusukkan ke bawang merah dan cabai.

"Tancapkan ke tanah," kata Rara.

Rara menuturkan bahan makanan dan hio tersebut sebagai kode alam. "SOS lah," ucapnya.

Baca Juga:Jadwal Big Match Bali United Vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1, Pertaruhan Bajul Ijo Kunci 3 Besar

Deddy Corbuzier pun kaget dan meresponsnya dengan tertawa. Rara pun melanjutkan penjelasannya.

Menurutnya, sisa hio yang ukurannya lebih panjang dibakar.

"Dibakar, untuk elemen panas," terangnya.

Hal itu terlihat sederhana, namun tidak sembarangan orang bisa melakukannya. Rara bisa mendapat kemampuan ini karena faktor keturunan keluarga.

"Ini tradisi, kakek bisa dan Rara jadi pawang hujan sejak umur 9 tahun," pungkas pawang hujan yang menjadi sorotan dunia tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini