Bak Film Action Dan Ngaku Polisi Internasional, Pengeroyokan Sesama Bule Berbadan Besar di Bali Viral

Rekaman video detik-detik saat pengeroyokan pun itu pun beredar luas dan viral di media sosial.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 03 Februari 2022 | 11:02 WIB
Bak Film Action Dan Ngaku Polisi Internasional, Pengeroyokan Sesama Bule Berbadan Besar di Bali Viral
Screenshot aksi pengeroyokan bule di depan Luxury Lime Villas Jalan Subak Sari, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali pada Rabu (2/2/2022). [Foto : Instagram]

SuaraBali.id - Kepolisian di Bali tengah melakukan penyelidikan terhadap aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh komplotan warga negara asing (WNA) berpenutup wajah terhadap sesama WNA yang disekap di dalam mobil pada sebuah kawasan di Bali.

Rekaman video detik-detik saat pengeroyokan pun itu pun beredar luas dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 16 detik itu tampak seorang bule diikat di bagian belakang mobil berwarna hitam lalu dihujani bogem mentah oleh komplotan sesama bule yang berbadan besar.

Warga yang melintas pun hanya menyaksikan dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Surawan mengatakan saat ini pihaknya belum mengantongi identitas para pelaku dan masih dalam penyelidikan.

"Belum, masih dalam penyelidikan,"sementara masih ditangani di Polres Badung, kita semalam back up," kata Kombes Pol Surawan Kamis (3/2/2022).

Saat ini diketahui bahwa pihak yang mengaku korban sudah membuat laporan kepolisian di Polsek Kuta Utara. Dalam laporan itu Kanitreskrim Polsek Kuta Utara, Iptu I Made Purwantara menjelaskan, bahwa korban ialah Oleg Zheinov yang merupakan warga negara Ukraina.

"Akibat kejadian tersebut korban menderita luka memar di bagian rahang sebelah kiri dan luka lecet pada lutut sebelah kiri," terang Purwantara.

Mengaku Polisi Internasional

Diketahui aksi pengeroyokan itu terjadi di depan Luxury Lime Villas Jalan Subak Sari Nomor 30 A, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, pada Rabu (2/2/2022) sekitar pukul 12.30 Wita.

Aksi brutal itu dipicu oleh masalah hilangnya motor yang disewa oleh terduga pelaku sesama WN Ukraina bernama VK (30).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak