Sejarah Dan Kisah di Balik Tari Barong Bali yang Kerap Jadi Bagian Upacara Adat

Sejarah panjang dan sakral ada pada Tari Barong. Pada perkembangannya juga dijadikan tarian hiburan masyarakat.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 26 Januari 2022 | 15:17 WIB
Sejarah Dan Kisah di Balik Tari Barong Bali yang Kerap Jadi Bagian Upacara Adat
Umat Hindu melakukan tari barong saat upacara Melasti menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1936, di Tanjung Akkarena Makassar, Sulsel, Sabtu (29/3). [Antara/Sahrul Manda Tikupadang]

SuaraBali.id - Kesenian tradisional di Bali amatlah banyak. Kesenian-kesenian tersebut masih menjadi ciri khas budaya di Bali yang terus dilestarikan. Salah satunya adalah Tari Barong.

Tari Barong tak hanya unik namun memiliki kisah dan sejarah panjang tentang tari Barong. Di balik keunikannya, tari Barong memiliki kisah yang unik dan menarik.

Sejarah panjang dan sakral ada pada Tari Barong. Pada perkembangannya juga dijadikan tarian hiburan masyarakat.

pebagaimana dilansir beritabali.com – jaringan Suara.com, pada umumnya Tari Barong dilakukan di Pura dan menjadi bagian dari upacara adat keagamaan. Beberapa bagian tarian ini terdapat penampilan atraktif yang mempertontonkan ilmu kekebalan tubuh.

Tak hanya sebagai kesenian, Tari Barong juga dipercaya sebagai metamorphosis dan berasal dari Tari Barong Ponorogo atau Reog yang dibawa oleh Raja Airlangga saat mengungsi dan menyelamatkan diri ke Pulau Bali.

Selain kesenian tari, pelarian tersebut juga membawa pengaruh budaya lain, seperti sastra, aksara jawa, serta keagamaan.

Di Bali, Barong Ponorogo berubah bentuk serta menyesuaikan dengan certa masyarakat Bali. Kemudian tarian ini digunakan untuk kegiatan spiritual keagamaan.

Bukti pengaruh Tari Barong Bali berasal dari Ponorogo terlihat pada bentuk barong yang tampil tanpa mahkota merak atau kucingan. Selain itu pada topeng rangda juga mendapat pengaruh dari topeng bujang ganong.

Ada pula sekelompok makhluk  yang mendalami ilmu kesaktian. Kelompok tersebut disebut warok muda dan warok tua dengan kesakitan yang begitu hebat dan masih terjaga di Ponorogo. Bentuk barong di Bali pun beraneka macam, seperti kepala babi, anjing, gajah dan burung yang mewakili filosofi tersendiri.

Nama barong diambil dari bahasa Sansekerta “bahruang” yang berarti binatang dengan kekuatan gaib dan menjadi pelindung kebaikan. Tari Barong adalah pertunjukan seni paling terkenal bagi masyarakat Bali disamping Tari Kecak. Tarian ini terkenal di kalangan wisatawan lokal dan mancanegara.

Secara sekilas, gerakan dan bentuk permainan tari barong hamper mirip dengan barongsai yang berasal dari China. Akan tetapi kedua tarian tersebut memiliki jalan cerita yang berbeda, dimana tari barong menceritakan barong dan rangda serta tokoh-tokoh lainnya.

Tarian barong menceritakan kisah yang memberikan nilai-nilai kehidupan, yaitu pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. Sosok baik digambarkan melalui barong dengan wujud makhluk buas berkaki empat yang gerakannya dikendalikan oleh dua orang penari. Sedangkan kejahatan diperankan oleh Rangda yang berwujud perempuan menyeramkan dengan dua taring tajam dan besar pada mulutnya. (sumber : Rimbakita.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini