facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Travel Bubble Indonesia-Singapura Disepakati, Wisatawan Bisa Datang Tanpa Harus Karantina

Eviera Paramita Sandi Selasa, 25 Januari 2022 | 07:15 WIB

Travel Bubble Indonesia-Singapura Disepakati, Wisatawan Bisa Datang Tanpa Harus Karantina
Pemandangan umum jembatan Sheares (kiri), perumahan pribadi (tengah) dan stadion nasional (kubah) di Singapura pada 20 November 2014. [AFP]

Kesepakatan baru soal travel bubble Indonesia-Singapura telah dimulai. Per senin (24/1 2022) sistem koridor perjalanan bisa memudahkan wisatawan datang ke Indonesia.

SuaraBali.id - Kesepakatan baru soal travel bubble Indonesia-Singapura telah dimulai. Per senin (24/1 2022) sistem koridor perjalanan bisa memudahkan wisatawan datang ke Indonesia.

Namun demikian Travel Bubble tersebut hanya berlaku untuk wilayah Indonesia di Batam dan Bintan. Dijelaskan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menjelaskan, wisatawan dari Singapura kini bisa datang ke daerah Nongsa di Batam dan Lagoi di Bintan tanpa harus melakukan karantina.

"SE (Surat Edaran) Satgas Covid-19 sudah diterbitkan yang mengizinkan warga Singapura datang ke Lagoi dan Nongsa. Wisatawan juga harus reservasi di salah satu penyedia akomodasi di kawasan dua tersebut dan hanya boleh beraktivitas dalam dua kawasan tersebut," kata Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing virtual, Senin (24/1/2022).

Melansir beritabali.com, Travel bubble bisa dimanfaatkan oleh WNI dan WNA yang telah tinggal di Singapura minimal 14 hari. Namun berdasarkan SE Satgas Covid-19 no. 3/2022 Pintu masuk dari Singapura ke Indonesia hanya diizinkan dua tempat.

Yang pertama melalui Feri Internasional Nongsapura untuk memasuki kawasan travel bubble Nongsa Sensation, Batam. Juga terminal Feri Bandar Bintan Telani untuk memasuki kawasan travel bubble Lagoi Bintan Resort, Bintan.

Sandi menyampaikan dirinya telah meninjau Pelabuhan Bandar Bintan Telani. Pada tahap uji coba travel bubble, baru akan dimulai dengan menerima 500 wisatawan dari Singapura dalam 8 kali trip perjalanan setiap hari. Dalam satu trip membawa sekitar 50 sampai 100 wisatawan.

Padahal normalnya, terminal itu biasanya dikunjungi 2.400 wisatawan mancanegara dalam 12 kali trip perjalanan per hari. Dalam masa oandemi dan uji coba travel ini, Kemenparekraf berharap jumlah kedatangan wisatawan mancanegara bisa ditingkatkan secara bertahap.

"Diketahui Singapura juga punya prospek yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan pariwisata dan ekonomi nasional, khususnya di Kepulauan Riau," ujar Sandi.

Sandi mengatakan bahwa aturan bebas karantina itu hanya berlaku untuk perjalanan dari Singapura ke Kepulauan Riau, Indonesia. Sementara perjalanan sebaliknya, Indonesia-Singapura, mengikuti aturan Covid-19 yang diberlakukan oleh pemerintah Singapura.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait