alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Satu Orang Meninggal Akibat Positif Covid-19 di Denpasar

Eviera Paramita Sandi Jum'at, 03 Desember 2021 | 08:49 WIB

Satu Orang Meninggal Akibat Positif Covid-19 di Denpasar
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan.

SuaraBali.id - Kota Denpasar melaporkan kasus penambahan positif Covid-19 dengan jumlah yang sama. Diketahui pada kamis (2/12/2021) kasus sembuh dan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 7 orang.

Sedangkan kasus meninggal dunia karena Covid-19 bertambah 1 orang. Secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, Bali tercatat 37.908 kasus.

Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.817 orang (97,12) persen), meninggal dunia sebanyak 1.001 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 90 orang (0,24 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Komentar

Berita Terkait