Meski Kini Terdampak Covid-19, Uni Eropa NIlai Bali Punya Potensi Investasi Besar

Dubes Vincent Piket menjelaskan, CEPA UE-Indonesia akan membantu meningkatkan perdagangan dan investasi

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 30 November 2021 | 12:50 WIB
Meski Kini Terdampak Covid-19, Uni Eropa NIlai Bali Punya Potensi Investasi Besar
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket jajaki Kerjasama untuk menggerakkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi Bali yang terdampak COVID-19. [Foto : Antara]

SuaraBali.id - Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket jajaki kerjasama untuk menggerakkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi Bali yang terdampak COVID-19. Menurut Vincent Piket saat kegiatan Pertemuan Perdagangan dan Investasi di Denpasar, Senin (29/11/2021) Bali memiliki potensi dagang dan investasi yang besar.  

Namun ia memandang potensi itu belum tergali sehingga menawarkan banyak ruang untuk tumbuh. Uni Eropa di Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI, Kamar Dagang Eropa di Indonesia (EuroCham) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) melakukan kegiatan itu merupakan rangkaian roadshow ke sejumlah kota besar.

Hal ini dilakikan guna mempromosikan perdagangan dan investasi. Selain itu juga potensi perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (I-EU CEPA) dan membahas peluang perdagangan dan investasi bilateral dengan para pemangku kepentingan di wilayah Provinsi Bali.

Dubes Vincent Piket menjelaskan, CEPA UE-Indonesia akan membantu meningkatkan perdagangan dan investasi serta berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pemulihan ekonomi yang berkelanjutan.

Terkait IEU-CEPA tersebut, menurutnya perundingan putaran ke-11 telah dilaksanakan awal bulan ini. Ada kemajuan tetapi masih banyak yang harus dilakukan. Uni Eropa maupun Indonesia berharap perundingan IEU-CEPA dapat tuntas sesegera mungkin.

"Satu studi oleh Bank Dunia menunjukkan bahwa, setelah diberlakukan dan diterapkan, CEPA akan membawa pertumbuhan PDB 2,1 persen untuk Indonesia pada tahun 2032. Ini berarti lima miliar euro tahun demi tahun," ungkapnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan talkshow yang membahas kemitraan investasi dan perdagangan berkelanjutan antara EU dan Indonesia.

Kegiatan itu mengetengahkan besarnya potensi investasi di Provinsi Bali. Permintaan terhadap manufaktur, pertanian, furniture, dan produk lain di Uni Eropa diperkirakan akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan didorong oleh pemulihan pasca pandemi.

Dengan basis pelanggan yang besar dan berdaya beli tinggi, Uni Eropa merupakan pilihan yang menarik bagi Bali untuk memperluas dan mendiversifikasi pasar ekspornya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini