Kepala BI Provinsi Bali : PPKM Ibarat Pil Pahit Yang Menyembuhkan

Adanya PPKM dan juga dibarengi gencarnya upaya vaksinasi COVID-19 dan terbukti telah melandaikan kasus baru COVID-19

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 25 November 2021 | 11:23 WIB
Kepala BI Provinsi Bali : PPKM Ibarat Pil Pahit Yang Menyembuhkan
Bukit Campuhan. (Envato)

Sejalan dengan pelonggaran level PPKM, juga perlu diimplementasikan kembali program Work From Bali. Selain itu, juga perlu didorong kegiatan MICE (baik dari domestik maupun internasional) dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia.

Selanjutnya perlu terus memperluas implementasi protokol kesehatan termasuk program sertifikasi CHSE untuk meningkatkan kepercayaan diri wisatawan ke Bali.

Sertifikasi CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.

Yang tidak kalah penting, menurut Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho, mendorong digitalisasi dan on boarding UMKM. Implementasinya antara lain dilakukan dengan gerakan bangga buatan Indonesia (GBBI), mendorong pemanfaatan QRIS, serta mendorong pemanfaatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (restrukturisasi kredit dan penjaminan kredit).

Terus Jaga Kepercayaan

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra juga meminta semua pihak menjaga kepercayaan wisatawan dengan memperkuat protokol kesehatan di semua tempat sehingga kasus COVID-19 terus menurun.

"Mari kita jaga bersama-sama agar kasus positif terus bisa diturunkan sehingga pariwisata perlahan bisa bergerak lagi," ucapnya.

Sejumlah kegiatan internasional akan diselenggarakan di Bali mulai Desember 2021 dan pada 2022 juga akan dihelat KTT G20. Artinya dunia internasional sudah memberikan kepercayaan pada Bali.

Dari berbagai kegiatan internasional yang dihelat di Provinsi Bali, sekaligus menjadi pesan kepada masyarakat internasional bahwa Bali itu aman dan bisa dipercaya untuk pengendalian COVID-19.

Masyarakat Bali harus mampu menjaga agar COVID-19 bisa dikendalikan sehingga event internasional benar-benar bisa dilaksanakan di Bali, kata Dewa Indra yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali itu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak