Modal 20 Ribu Modifikasi Action Figure, Pria di Kuta Bali Kini Bisa Raup Omzet Rp 8 Juta

Ia mengaku dalam sebulan bisa mencetak sekitar 500 figur karakter dengan berbagai ukuran dan jenis

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 17 November 2021 | 11:40 WIB
Modal 20 Ribu Modifikasi Action Figure, Pria di Kuta Bali Kini Bisa Raup Omzet Rp 8 Juta
Miniatur figure yang dibuat oleh Bambang Hariadi, warga asal Lumajang yang kini tinggal di Kutuh, Kuta Selatan, Bali. [Foto : SuaraBali.id/ Imam Rosidin]

Sedangkan untuk figur karakter mobil biasanya digunakan untuk pelengkap diorama diecast mobil seperti diorama bengkel, pantai, hingga garasi. Figur karakter digunakan untuk memberi kesan nyata pada mainan tersebut.

Ia awalnya memang memodifikasi diecast mobil untuk diikutkan lomba dan dijual kembali. Namun, karena penjualan menurun ia berganti membuat figur karakter sekitar empat bulan lalu.

"Dulu awalnya custom Hot Wheels. Di situ karena pemasaran menurun pindah ke acton figur yang miniatur," kata Bambang ditemui di rumahnya, Minggu (14/11/2021).

Bambang menceritakan, awalnya ia membeli figur karakter polos tanpa warna. Kemudian ia modifikasi ulang dengan pewarnaan dan komposisi cat.

Figur polos ia beli Rp 20 ribu dan ketika dimodifikasi harga jualnya Rp90 ribu. Hingga akhirnya, pada dua bulan lalu ia mempunyai teman yang berasal dari Malaysia.

 Ia lalu dimodali dan beli peralatan komputer dan 3D printing dengan harga sekitar Rp 14 juta.

"Lama-lama dapat investor yang kasih alat semunya termasuk komputer dan alat cetak tiga dimensi," kata dia.

Kini pembuatan figur mini ini dikerjakan sendiri. Jadi bahannya menggunakan resin cair yang dibeli seharga Rp500 ribu setiap 500 mililiter.

Prosesnya, membuat desain figur karakter di komputer. Desain ada yang membuat sendiri dan ada yang membeli dari illustrator.

Kemudian desain tersebut dicetak menggunakan printer 3 dimensi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak