Jejak Presiden Soekarno di Istana Tampaksiring Bali Dalam Kenangan Tukang Kebun

Dia terkejut ketika orang yang memalingkan mukanya ternyata Sang Presiden Sukarno. Namun Sukarno hanya berujar dengan tenang, "Saya mau bantu saja."

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 27 Oktober 2021 | 12:52 WIB
Jejak Presiden Soekarno di Istana Tampaksiring Bali Dalam Kenangan Tukang Kebun
Presiden Soekarno [Instagram Soekarno_Presidenku]

SuaraBali.id - Ada beragam cerita tentang presiden Soekarno di Bali, salah satunya di Istana Tampaksiring, Gianyar, Bali. Di tempat ini ada banyak kebiasaan bung Karno yang selalu diingat oleh warga setempat.

Diceritakan bahwa Soekarno adalah orang yang selalu terbiasa bangun pagi. Tukang kebunnya menceritakan hal-hal yang diingatnya semasa bersama Presiden yang kharismatik ini.

Cerita itu dikisahkan lagi oleh salah satu mantan tukang kebunnya di Istana Tampaksiring, Made Galang tahun 2005 lalu, dalam buku "A Magic Gecko" yang ditulis Horst Henry Geerken.

Made Galang mulai bekerja di Istana Tampaksiring waktu itu sekitar pukul lima pagi, dia melihat seseorang sedang berlutut menyiangi tanaman. Dia terganggu dan menepuk bahu orang itu sambil berkata, "Hei itu tanah saya!"

Dia terkejut ketika orang yang memalingkan mukanya ternyata Sang Presiden Sukarno. Namun Sukarno hanya berujar dengan tenang, "Saya mau bantu saja."

Menurut Galang, Sukarno senang bekerja di kebun pagi-pagi. Beliau menanam banyak pohon dan semak di lahan istananya dengan tangannya sendiri.

Tamu negara diharapkan bangun pagi juga. Berbagai upacara mengelilingi Sukarno.

Pukul enam pagi tamu negara diharapkan menemuinya di tengah-tengah jembatan antara istana pribadinya, Wisma Merdeka, dan tempat tamu, Wisma Negara.

Mereka kemudian melihat prosesi laki-laki dan perempuan yang berjalan di bawah jembatan menuju pemandian dan perempuan Bali setengah telanjang yang mandi di kolam dekat situ. Lalu mereka sarapan bersama.

Cerita menarik lain datang dari orang-orang desa di Tampaksiring. Jika tidak bekerja di kebunnya, beliau bersepeda ke sekeliling Desa Tampaksiring.

Pakaiannya sederhana, seperti tukang jualan saja: celana pendek dan kemeja longgar, tongkat komandonya tersembunyi. Sambil bersepeda, beliau selalu melewati sebuah warung.

Anak gadis si pemilik warung, Wayan yang baru berumur 14 tahun, keluar membantu. Dia jatuh cinta melihat "si tukang jualan".

Tapi kemudian dia mendengar bawa pesepeda itu sebenarnya adalah Presiden. Dia jadi ketakutan sehingga jatuh sakit.

Ketika presiden mendengar hal itu, beliau mengunjunginya ketika pergi bersepeda lagi dan menenangkannya. Gadis itu pun sembuh.

Made Galang juga menceritakan, bahwa roh Sukarno tetap hidup di rumah pribadinya di dalam istana. Walaupun ruangan ruangan ini tidak ditinggali, jendelanya membuka sendiri di pagi hari dan menutup pada malam hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini