Propam Polda Bali Selidiki Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Pelajar

Penyidik Propam Polda Bali disebut telah memeriksa sejumlah saksi termasuk mendatangi TKP

Bangun Santoso
Senin, 04 Oktober 2021 | 07:50 WIB
Propam Polda Bali Selidiki Kasus Oknum Polisi Diduga Aniaya Pelajar
Ilustrasi penganiayaan (Shutterstock).

Akibatnya motor korban Honda Vario juga kena tendang hingga terjatuh. Korban dan pacarnya berlari tapi terus dikejar. Sementara pacarnya bisa bersembunyi di pos satpam dekat The Hub. Namun korban sendiri didorong hingga jatuh sekitar 15 meter dari TKP.

"Pelakunya mengeluarkan alat setrum dan mengarahkan ke paha korban. Alat setrum itu kembali di arahkan ke rusuknya," ungkap Joni Lay.

Lantaran sakit akibat terkena setrum, korban menepisnya namun pelaku diduga oknum polisi berpakaian preman itu menginjak-injak kaki kanan korban hingga patah. Fatalnya, dalam keadaan kaki patah korban dipaksa untuk mengambil motornya namun ditolaknya.

Akibat penolakan itu, pelaku memukul mulut korban hingga berdarah. Insiden itu dilihat satpam yang menolong pacar korban dan sempat berteriak "woi" karena khawatir korban akan dibunuh.

Baca Juga:Anak Pemilik Toko di Sumut Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Mengaku Sakit Hati

"Saat itulah, oknum tersebut mengaku polisi dari Polda Bali. Jadi satpam tak berbicara lagi," katanya.

Oknum tersebut kemudian menelpon temannya dan mengatakan "dapat satu" bawakan mobil. Beberapa saat datanglah rombongan polisi berseragam mengendarai motor trail dan membawa mobil.

Ketika akan dibawa, korban sempat menjawab bahwa kakinya patah dan minta tolong menghubungi orang tuanya untuk bawa ke rumah sakit. Dengan sinis oknum diduga polisi menjawab 'memang saya pikirin, ngapain telpon ayah situasi kamu sudah seperti ini'.

Beberapa saat sepupunya balik lagi saat itu dan melihat, ia pun lalu menelepon orang tua korban untuk datang. Setibanya ayah korban Made TJS di lokasi, dia melihat sang anak dalam kondisi kaki patah dan dibantu oleh oknum polisi menaikan ke mobil.

"Korban mengaku yang melakukan hal tersebut padanya adalah oknum berbaju preman sambil menunjuknya," kata dia.

Baca Juga:Ayu Thalia Laporkan Anak Ahok, Siap Bawa Barang Bukti Percakapan WA

Tetapi sang ayah fokus untuk membawa korban ke RS Bross, Renon. Korban trauma akibat kejadian, dan kakinya terpaksa dioperasi. Karena tak ada itikad baik untuk meminta maaf, oknum polisi tersebut dilaporkan ke Propam Polda pada Senin (27/9).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak