alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cara Mengatasi Infeksi Telinga Pada Kucing dan 7 Penyebabnya

Dinar Surya Oktarini Kamis, 09 September 2021 | 13:20 WIB

Cara Mengatasi Infeksi Telinga Pada Kucing dan 7 Penyebabnya
Ilustrasi Kucing/TeamK/Pixabay

7 penyebab infeksi telinga pada kucing berikut ini kerap kali tak disadari oleh cat lovers.

SuaraBali.id - Banyak penyakit pada kucing dan membuat infeksi telinga. Penyakit ini kerap kali tak disadari pecinta cat lovers

Infeksi ini memberikan rasa tak nyaman dan menyakitkan. Berikut ini penyebab infeksi telinga pada kucing.

Diketahui, jika infeksi ini tidak segera ditangani, maka akan berdampak pada gangguan pendengaran atau berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Infeksi telinga yang paling umum dialami kucing melansir dari The Spruce Pets, Kamis (9/9/2021), yaitu radang saluran telinga luar atau otitis eksterna. 

Baca Juga: Cara Mencegah Infeksi Telinga Kucing

Penyebab Infeksi Telinga kucing

Adapun sejumlah penyebab infeksi telinga yang dialami kucing yaitu sebagai berikut:

  • Ektoparasit
  • Alergi
  • Penumpukan bulu atau kotoran
  • Kemasukan benda asing
  • Infeksi bakteri
  • Polip
  • Tungau

Diketahui, tungau telinga jadi salah satu faktor utama penyebab kucing mengalami infeksi telinga. Tungau telinga membuat telinga kucing mengeluarkan cairan warna cokelat tua atau hitam seperti bubuk kopi. 

Ilustrasi kucing peliharaan. (Pexels/Lina Kivaka)
Ilustrasi kucing peliharaan. (Pexels/Lina Kivaka)

Gejala Telinga Kucing Bermasalah

Berikut ini gejala infeksi telinga kucing atau masalah telinga lainnya yang kamu perlu tahu, terutama bagi para pecinta kucing.

Baca Juga: 7 Penyebab Infeksi Telinga pada Kucing Kesayangan, Gejala dan Cara Mengatasinya

  • Menggelengkan Kepala

Kucing yang mengalami infeksi telinga atau gangguan telinga lainnya cenderung akan menggelengkan kepala serta mengais di telinganya. Jika sudah parah, biasanya kotoran akan tampak pada area luar sekitar telinga

  • Berbau tak sedap dan meradang

Jika infeksi sudah parah, kotoran telinga akan mengeluarkan berbau tidak sedap dan meradang, bahkan juga tampak memerah.  Hal ini tentunya akan membuat kucing merasa tidak nyaman dan kesakitan. 

  • Cepat Marah

Tanda-tanda lainnya yaitu kucing akan mudah marah dan disorientasi. Jadi, jika kamu melihat kucing peliharaanmu bertingkah aneh seperti bersembunyi dalam jangka waktu lama, itu bisa jadi pertanda kucing sedang mengalami gangguan kesehatan.

Mendiagnosis infeksi telinga kucing

Diagnosis infeksi telinga kucing dimulai dengan melakukan pemeriksaan pada kucing, seperti telinga dan seluruh anggota tubuh lainnya. Hal ini dilakukan karena  infeksi telinga kucing berdampak pada masalah kesehatan sistemik.

Selain itu, pemeriksaan juga akan dilalukan secara otoskopi. Hal ini berguna agar dokter lebih mudah memeriksa telinga kucing bagian dalam dan memvisualisasikan selaput yang menyelimuti gendang telinga kucing . 

Pencegahan infeksi telinga pada kucing

Kucing yang rutin memeriksakan kesehatan dapat membantu mencegah mengalami infeksi telinga. Umumnya, kucing yang telinganya sehat memiliki warna merah muda, tidak berbau, serta bebas dari lilin maupun kotoran lainnya.

Jika terjadi perubahan warna atau mengeluarkan bau tak sedap pada telinganya, ini bisa menjadi tanda bahwa telinga kucing mengalami infeksi. Segera periksakan ke dokter hewan agar bisa segera ditangani dan diobati.

(Arendya Nariswari)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait