Orang tua Ayu Ting Ting kemudian mendatangi rumah haters tersebut. Namun, diketahui KD berada Singapura bekerja sebagai pekerja migran.
![Ayu Ting Ting dan ibunda, Umi Kalsum. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/31/29021-ayu-ting-ting-dan-ibunda-umi-kalsum.jpg)
Meski demikian, warganet menganggap aksi 'melabarak' rumah orang tua haters terlalu berlebihan dan arogan.
Aksi tersebut juga disorot Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi.
Sebelumnya, Fauzan Fuadi menjelaskan kenapa dia membela keluarga Kartika Damayanti alias KD, penghina keluarga Ayu Ting Ting. Pembelaannya itu cuma ingin membantu warga yang merupakan konstituennya.
Baca Juga:Kasus Ayu Ting Ting: Jumlah Petisi Boikot vs Pendukung, Mana Lebih Banyak?
"Saya hanya berusaha membantu konstituen. Tidak bermaksud pansos atau lainnya. Saya tidak ingin jadi artis. Tidak ingin jadi Gubernur atau Presiden. Jadi, buat apa pansos?" kata Fauzan dilansir dari NU Online Jatim, Jumat (6/8/2021).
Fauzan menegaskan sikapnya tersebut bukan karena mau ikut campur urusan orang lain. Dia menilai pembelaannya wajar dan sah.
Dia berdalih, tindakan orangtua Ayu Ting Ting berlebihan dengan unggah foto KD dan keluarga di media sosial.
"Fans ATT ada yang bilang saya ikut campur urusan orang lain. Justru sejak ortu ATT memposting foto orangtua KD dan anaknya yang yatim itu di sosmed, maka kasus ini sudah menjadi ranah publik," ujarnya.
"Siapapun bebas merespons. Apalagi mereka konstituen saya dan saya mempunyai tugas dan kewajiban untuk membelanya," kata dia lagi.
Baca Juga:Petisi Blacklist Ayu Ting Ting Tembus 78 Ribu, Netizen: Suka Meremehkan Orang