Wisata Bali: Pendapatan Asli Desa dari Rest Area Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi

Akan ada suguhan pemandangan asri serta pasar bagi mereka yang singgah di tengah kegiatan mengemudi.

RR Ukirsari Manggalani
Jum'at, 04 Juni 2021 | 07:21 WIB
Wisata Bali: Pendapatan Asli Desa dari Rest Area Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi
[BeritaBali.com].

SuaraBali.id - Pembangunan jalan tol Gilimanuk - Mengwi tengah dinanti masyarakat Kabupaten Jembrana. Tepatnya di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali yang rencananya akan menjadi rest area. Pasalnya, dampak kemajuan perekonomian diharapkan akan bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitar rest area ini.

Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, Kepala Desa Tukadaya atau Perbekel Desa Tukadaya, I Ketut Budi Utama menyatakan hadirnya rest area dari ruas jalan tol Gilimanuk - Mengwi itu bisa dijadikan sarana mengembangkan program yang ada di desanya dan bersinergi dengan keberadaan rest area yang akan dibangun, untuk menambah Pendapatan Asli Desa (PAD).

Perbekel Budi Utama mengatakan, selain keberadaan rest area jalan tol dirinya sudah menyiapkan empat program prioritas yang nanti diandalkan sebagai penghasilan sumber PAD. Selain program air bersih, Desa Tukadaya juga menyiapkan program pasar.

"Itu merupakan sumber PAD untuk mengarah ke desa mandiri siapa tahu nanti dana desanya dikurangi ke depannya, untuk perusahan desa, air desa dan lumbung pangan desa serta hutan desa," terang Perbekel Budi Utama pada Kamis (3/6/2021).

Baca Juga:Wisata Bali: Uniknya Ritual Mebiasa di Pura Kayangan Tiga Desa Adat Umahanyar Badung

Perbekel Budi Utama menambahkan, pihaknya juga sudah membentuk Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis yang siap berkembang membuat destinasi wisata dengan menonjolkan panorama yang indah seperti wisata di Tabanan.

"View sawahnya nanti ditata biar bagus, juga spot gunung dan laut," imbuhnya.

Selain dua program unggulan ini, ada program lumbung pangan desa yang merupakan bentuk ketahanan pangan desa. Dengan dukungan lima subak yang aktif, masyarakat Desa Tukadaya bisa memanfaatkan beras lokal hasil dari panen padi di daerah sendiri.

"Kita tahu harga beras saat ini masih tinggi, untuk itu jika nanti mereka panen padi, sedikitnya bisa meringankan beban ekonomi masyarakat di saat harga beras tinggi di masa pandemi ini," imbuhnya.

"Oleh karena itu kita akan memanfaatkan lumbung pangan desa ini, hal ini untuk menambah PAD," lanjut Perbekel Budi Utama.

Baca Juga:Wisata Bali: Patokan Protokol Kesehatan, Ini Lima Destinasi Trademark Seru Pulau Dewata

Pihak desa nantinya bekerja sama dengan subak setempat untuk membeli gabah dengan membuat aturannya. Masyarakat juga bisa mendukung rencana ini, dengan wajib konsumsi beras lokal dengan harga standar (bersaing).

Namun perlu dicatat pula, bahwa saat ini Desa Tukadaya memiliki permasalahan yang bertahun-tahun belum bisa diatasi. Yaitu setiap musim kemarau mengalami krisis air bersih. Meskipun disokong oleh PDAM, namun hanya mampu melayani warga lima persen saja.

"Saya sudah memiliki rencana akan melakukan pengeboran membuat sumur di dekat hutan, untuk melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Semoga pengajuan kami ke provinsi terkait izin bisa difasilitasi," harapnya.

Terkait program pasar yang ada di Desa Tukadaya, akan dibangun kios-kios. Pihak desa akan berkomitmen untuk memfungsikan bangunan pasar yang kini menjadi sorotan mubazir oleh masyarakat.

Adapun caranya yaitu memberikan peluang kepada masyarakat berjualan yang memiliki tanggung jawab untuk memajukan pasar yang dikelola desa.

Diharapkan program desa yang dimiliki itu bisa didukung penuh Pemkab Jembrana demi kepentingan masyarakat khususnya Desa Tukadaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak