facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Setelah Work From Bali, Kini Ada Work From Lombok, Lebih Enak Mana?

Pebriansyah Ariefana Kamis, 03 Juni 2021 | 13:19 WIB

Setelah Work From Bali, Kini Ada Work From Lombok, Lebih Enak Mana?
Mengenal Desa Sade Lombok yang Terkenal Karena Tradisi Kawin Lari (Suara.com/ Manuel Jeghesta)

Kebijakan work from Lombok atau bekerja dari Lombok dan destinasi wisata lainnya di Indonesia setelah pertamakali dilakukan work from Bali.

SuaraBali.id - Setelah program work from Bali, kini ada work from Lombok. Lebih enak mana?

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyambut positif rencana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno untuk membuat kebijakan work from Lombok atau bekerja dari Lombok dan destinasi wisata lainnya di Indonesia setelah pertamakali dilakukan work from Bali.

"Kami masyarakat pariwisata Lombok-Sumbawa sangat senang mendengar pernyataan Pak Menteri perihal tidak menutup kemungkinan work from Lombok juga bisa diberlakukan," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi di Mataram, Kamis.

Yusron menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya bila hal tersebut dapat terlaksana, mengingat berbagai event dalam tahun ini, seperti Superbike, L'Etape dan HK Endurance Challange membutuhkan spirit yang kuat untuk semua sahabat wisata Lombok-Sumbawa bisa memperoleh manfaat.

Baca Juga: Cara Berlibur Murah ke Bali, Naik Sepeda, Kereta, Kapal Ferry dan Pesawat

"Kehadiran work from Lombok-Sumbawa merupakan angin segar bagi masyarakat kepariwisataan di NTB di tengah situasi pandemi COVID-19," ujarnya.

Pantai Lombok (Foto: Pixabay)
Pantai Lombok (Foto: Pixabay)

Untuk mendukung kebijakan work from Lombok, kata Yusron, percepatan penuntasan CHSE (Clean Health Safety Environment) dan vaksin bagi pelaku wisata harus dilakukan.

"Mulai hari ini sudah kita geber lagi setelah berlebaran hingga bubble destination Lombok-Sumbawa terwujud," katanya.

Selain itu, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus berupaya menekan laju COVID-19 di NTB sehingga segala upaya tersebut dapat berhasil. Karenanya berwisata tetap bisa dilakukan dengan sehat dan bersih.

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menyebutkan tiga event internasional yang akan dilaksanakan pada Agustus dan November di tahun ini, yakni Superbike, L'Etape dan Hutama Karya Endurance Challenge diharapkan menjadi lompatan pemulihan sektor pariwisata di provinsi itu di tengah situasi pandemi COVID-19.

Baca Juga: Buang Limbah Sembarangan, Warga Denpasar Didenda Rp750 Ribu

"Momentum kebangkitan pariwisata NTB ini benar benar disiapkan dengan baik. Ketiga event tersebut akan menjadi lompatan pemulihan sektor andalan yang paling terdampak pandemi COVID-19," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait