Benarkan Makan Kangkung Bisa Menyebabkan Kantuk? Ini Faktanya

Kangkung seringkali disebut sebagai salah satu makanan yang bisa dengan mudah menyebabkan kantuk. Namun benarkah begitu? Simak faktanya.

M Nurhadi
Kamis, 13 Mei 2021 | 10:05 WIB
Benarkan Makan Kangkung Bisa Menyebabkan Kantuk? Ini Faktanya
Ilustrasi kangkung (Pixabay/Jason Goh)

SuaraBali.id - Cukup banyak orang Indonesia yang menyukai sayur kangkung. Tidak hanya mudah dicari, kangkung juga cukup mudah untuk dioleh menjadi berbagai hidangan.

Namun, kangkung seringkali disebut sebagai salah satu makanan yang bisa dengan mudah menyebabkan kantuk. Namun benarkah begitu? Simak faktanya.

Melansir dari Batamnews (jaringan Suara.com), kangkung memiliki kandungan kalium sebesar sekitar 175 mg dalam 1 cangkir. Kandungan tersebut mampu untuk membantu tekanan darah dalam batas normal. 

Penelitian menyebutkabm kangkung mengandung senyawa yang menyerupai LSD (Lysergic Acid Diethylamide) yang bisa menyebabkan sensasi menyenangkan dari dalam tubuh.

Baca Juga:Catat! Ini Nutrisi Yang Tepat Selama Puasa

Bahkan, peneliti juga mengklaim adanya kandungan triptofan dalam kangkung. Zat yang satu ini bisa membuat pikiran lebih rileks.

Triptofan merupakan jenis protein yang menghasilkan serotonin di tubuh. Protein tersebut berguna untuk memperlambat kerja saraf otak. 

Hal tersebut yang diduga membuat efek mengantuk setelah mengonsumsi kangkung. Meski demikian, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa makan kantuk mengakibatkan efek mengantuk. 

Perlu diketahui, kangkung justru mempunyai beragam manfaat yang dapat mendukung kondisi tubuh selama berpuasa. Berikut ini beberapa manfaat diantaranya:

1. Mencegah anemia

Baca Juga:Agar Imun Tubuh Tetap Terjaga Saat Ramadhan, Ini Cara Memilih Nutrisi

Kangkung mengandung zat besi yang tergolong tinggi. Diklaim 1,5 kali lebih besar daripada bayam. Dengan begitu, makan kangkung saat sahur dapat membantu untuk mencegah anemia.

2. Melancarkan Pencernaan

Kangkung termasuk sayuran hijau yang kaya akan kandungan serat. Konsumsi serat membantu tubuh untuk menunda lapar dan menjaga kesehatan pencernaan.

Dengan demikian, timbulnya rasa kantuk setelah makan kangkung tidak selalu terjadi pada setiap orang dan memberikan efek yang berbeda-beda pada setiap orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini