alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pria Berpeci Putih Protes: Aturan Tarawih Jaga Jarak Bisa Lupakan Allah

Pebriansyah Ariefana Rabu, 05 Mei 2021 | 11:25 WIB

Pria Berpeci Putih Protes: Aturan Tarawih Jaga Jarak Bisa Lupakan Allah
Viral pria berpeci putih protes aturan tarawih jaga jarak bisa lupakan Allah. (Kolase)

Video pria berpeci putih itu viral usai dibagikan pengguna Twitter @Namaku_Mei.

SuaraBali.id - Viral pria berpeci putih protes aturan tarawih jaga jarak bisa lupakan Allah. Dia juga menyebut, aturan tarawih jaga jarak pembodohan.

Video pria berpeci putih itu viral usai dibagikan pengguna Twitter @Namaku_Mei.

Dalam narasi unggahannya, netizen itu menyebut pria dalam video tersebut bego alias bodoh.

"Masih Ada aja junot bego kek gini," cuit netizen @Namaku_Mei.

Baca Juga: Doa Qunut Dalam Salat Tarawih Diperdebatkan, Begini Hukumnya Dalam Islam

Dilihat dari video itu, tampak pria berpeci putih itu mengaku heran mengapa jemaah sholat tarawih sampai saat ini masih menjaga jarak.

Viral pria berpeci putih protes aturan tarawih jaga jarak bisa lupakan Allah.
Viral pria berpeci putih protes aturan tarawih jaga jarak bisa lupakan Allah.

Menurutnya, mereka yang menjaga jarak saat sholat tarawih sudah ditipu oleh pembuat aturan tersebut.

"Yang malam ini salat tarawih masih jaga jarak, maukah anda ditipu lagi," ujar pria berpeci putih itu.

Pria berpeci putih pun meminta netizen agar berpikir cerdas. Sebab, kata pria itu, para pembuat aturan jaga jarak tersebut hanya menyasar masjid, majelis dan sekolah.

ILUSTRASI Pemkot Bekasi menggelar tarawih keliling di Perumahan Margahayu Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.[Dok/Humas Pemkot Bekasi]
ILUSTRASI Pemkot Bekasi menggelar tarawih keliling di Perumahan Margahayu Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.[Dok/Humas Pemkot Bekasi]

Oleh karena itu, pria berpeci tersebut menilai para pembuat aturan hanya ingin umat Islam melupakan Tuhannya.

Baca Juga: Gudang di Bandung Kebakaran Saat Warga Tarawih

"Mari berpikir cerdas. Hanya masjid, majelis, sekolah dan tempat belajar yang mereka tuju. Mereka ingin kita melupakan Tuhan kita," ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait