![Spanduk dukungan untuk Lurah Gajahan, Suparno bermunculan usai dicopot Gibran Rakabuming Raka karena praktik pungli. [Suara.com/dok]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/03/46545-dukungan-lurah-gajahan.jpg)
Sejumlah spanduk tanda tak terima warga Gajahan atas pemecatan Lurah Gajahan Suparno. Spanduk terpasang di depan Kantor Lurah.
Suparno dipecat Gibran atas dugaan kasus pungli yang berkedok zakat dan sedekah Idul Fitri.
Spanduk tersebut bertuliskan spanduk itu bertuliskan 'Save Lurah', 'We Trust Suparno' dan 'Lurah Hebat Kok Dipecat'.
Menurut Ketua RT 01/RW 05 Gajahan, Joko Purwanto, spanduk tersebut dipasang karena banyak warga yang menyayangkan keputusan Gibran.
Baca Juga:Gubernur Ganjar Dukung Ketegasan Gibran Copot Lurah yang Terlibat Pungli
Joko juga mengatakan bahwa pada awalnya, Suparno telah menolak dua kali penandatanganan surat edaran tersebut.
"Sebetulnya Pak Lurah dua kali nggak mau tanda tangan, itu kan yang minta linmas. Orangnya mampu (segi ekonomi), tombok saja mau kok. Dana sampah kurang, sering nomboki itu," terang Joko, dikutip oleh terkini.id, Senin 3 Mei 2021
Oleh karena itu, warga setempat menilai Suparno tak sepenuhnya salah dalam hal ini.
Warga setempat, kata Joko, tak terima dengan dipecatnya lurah mereka.
"Kecewa, karena orangnya baik di masyarakat. Masalah pungutan itu saya nggak tahu, kok tiba-tiba dipecat, ya kecewa. Warga ya mendukung (lurah), nggak terima dicopot," ujar dia.
Baca Juga:Selain di Gajahan, Gibran Sebut Temukan Praktik Pungli di Kelurahan Lain