Temuan Serpihan Milik KRI Nanggala-402 Tunjukkan Tekanan Kedalaman Laut

Pelurus dan pelumas periskop ada di antara temuan yang diyakini berasal dari KRI Nanggala-402.

RR Ukirsari Manggalani | Ria Rizki Nirmala Sari
Minggu, 25 April 2021 | 05:38 WIB
Temuan Serpihan Milik KRI Nanggala-402 Tunjukkan Tekanan Kedalaman Laut
Anggota TNI AL melakukan penghormatan ketika kapal selam KRI Nanggala-402 tiba di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. [Antara/M Risyal Hidayat]

Kapal Bukan Meledak Namun Mengalami Keretakan

Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan kapal tidak meledak. Sebab bila terjadi, maka suara ledakan akan terdengar melalui sonar. Serpihan-serpihan itu bisa lepas karena tekanan dari kedalaman air.

Ia mengilustrasikan dengan sebuah kapal yang terus turun akan semakin menahan tekanan kedalaman.

"Kalau ledakan, pasti sudah ambyar semuanya. Karena keretakan jadi secara bertahap di bagian tertentu saat dia mulai turun ini pasti terjadi fase-fase mulai dari kedalaman 300, 400, 500, ini ada fase keretakannya," jelasnya.

Baca Juga:Ini Sosok Kru KRI Nanggala-402 Lettu Imam Adi yang Viral Diadang Anaknya

Meskipun mengalami keretakan, namun dapat dipastikan air tidak akan masuk ke seluruh ruangan ABK kapal. Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan di dalam kapal selam terdapat sekat-sekat untuk pembagian ruangan, sehingga apabila ada keretakan di satu bagian, tidak akan memasuki area lainnya.

Setelah serpihan-serpihan dari kapal ditemukan, banyak harapan dari seluruh pihak supaya 53 ABK dapat segera ditemukan. Namun hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Meskipun serpihan sudah bermunculan, namun tim SAR gabungan masih harus mendeteksi di mana kapal selam KRI Nanggala-402 sebenarnya berada. Mereka bakal mengupayakan untuk mengevakuasi baik untuk kapal selam sendiri dan para ABK.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan rasa kehilangannya atas kejadian kapal selam Nanggala-402 yang hilang. Ia mengajak seluruh pihak untuk ikut mendoakan tim SAR gabungan untuk terus melakukan proses pencarian dan segera menemukan kapal selam Nanggala-402.

"Saya sebagai Panglima TNI dan atas nama seluruh prajurit dan keluarga besar TNI saya menyampaikan prihatin yang mendalam dan kita sama-sama mendoakan supaya proses dari pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti yang kuat," kata Marsekal Hadi Tjahjanto menutup konferensi pers.

Baca Juga:TNI AL Upayakan Evakuasi 53 ABK Kapal Selam Nanggala-402 di Kedalaman 850 M

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak