Temuan Serpihan Milik KRI Nanggala-402 Tunjukkan Tekanan Kedalaman Laut

Pelurus dan pelumas periskop ada di antara temuan yang diyakini berasal dari KRI Nanggala-402.

RR Ukirsari Manggalani | Ria Rizki Nirmala Sari
Minggu, 25 April 2021 | 05:38 WIB
Temuan Serpihan Milik KRI Nanggala-402 Tunjukkan Tekanan Kedalaman Laut
Anggota TNI AL melakukan penghormatan ketika kapal selam KRI Nanggala-402 tiba di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. [Antara/M Risyal Hidayat]

Sabtu (24/4/2021) dini hari, cadangan oksigen diperkirakan habis kalau dihitung dari ketersediannya yang hanya cukup untuk 72 jam. Sebenarnya, cadangan oksigen KRI Nanggala-402 memadai untuk lima hari bila kondisinya tidak black out.

"Kami tidak bisa lihat apakah black out atau tidak. Karena saat masuk air lampu masih menyala. Namun demikian kalau saat menyelam itu black out kemampuan hanya 72 jam. Kalau listrik hidup bisa tahan lima  hari," jelas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dalam konferensi pers, Sabtu sore.

Empat hari pencarian, TNI tidak hanya melaporkan soal proses pencarian saja. Namun, mereka membawa serta serpihan yang diyakini adalah bagian dari kapal selam Nanggala-402.

Ditaruh dalam sebuah meja, satu persatu serpihan dan barang lainnya diperlihatkan. Ada tabung pelurus tabung torpedo, pipa pendingin, pelumas periskop, alas salat ABK, spons penahan panas pada pressroom, dan bahan bakar solar.

Baca Juga:Ini Sosok Kru KRI Nanggala-402 Lettu Imam Adi yang Viral Diadang Anaknya

Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, temuan-temuan itu tidak bakal lepas dari kapal apabila tidak ada tekanan kedalaman air yang mencapai 700-800 m.

"Ini tidak akan terangkat ke luar kapal apabila tidak ada tekanan dari luar atau terjadi keretakan di peluncur torpedo," ungkap Yudo.

Pihak TNI meyakini temuan merupakan milik KRI Nanggala-402. Pasalnya, tidak ada satupun kapal lain yang melintas di area penemuan barang-barang itu. Juga keyakinan dari para ahli kapal selam serta mantan ABK KRI Nanggala-402.

Temuan-temuan itu membuat seluruh pihak merasakan sedikit kelegaan karena menjadi tim SAR berhasil menemukan bagian dari kapal. Tetapi di satu sisi, temuan juga membuat hati para penanti terasa pilu.

Status Nanggala-402 resmi dinyatakan subsunk atau tenggelam

Baca Juga:TNI AL Upayakan Evakuasi 53 ABK Kapal Selam Nanggala-402 di Kedalaman 850 M

"Dengan adanya bukti otentik diyakini milik Nanggala-402 sehingga saat ini kita isyaratkan untuk dari submissed (hilang) menuju fase subsunk (tenggelam), kita tingkatkan menuju subsunk," sebut Laksamana TNI Yudo Margono.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak