Doa Agar KRI Nanggala Ditemukan Menggema dari Bumi Lahar

Doa dan harapan berumandang dari Bumi Lahar, julukan Kabupaten Karangasem, Bali yang diinisiasi oleh seluruh jajaran Polres Karangasem.

Arief Apriadi
Sabtu, 24 April 2021 | 09:37 WIB
Doa Agar KRI Nanggala Ditemukan Menggema dari Bumi Lahar
Kapal Selam KRI Nanggala 402 sedang berlayar di Laut Jawa 50 Mil Utara Tuban, Jatim, Selasa (6/5/2014) dalam Latihan Kerjasama Taktis KRI dan Pesawat Udara 2014. [Antara/Eric Ireng]

SuaraBali.id - Bertepatan dengan Hari Raya Kuningan yang jatuh pada Sabtu (24/4/2021), KRI Nanggala-402 milik TNI Angkatan Laut RI belum juga ditemukan setelah hilang kontak di perairan utara Pulau Bali.

Sehari sebelumnya, doa dan harapan berumandang dari Bumi Lahar, julukan Kabupaten Karangasem, Bali yang diinisiasi oleh seluruh jajaran Polres Karangasem beserta seluruh Polsek disetiap markas komando (mako) masing - masing.

Kapolres Karangasem, AKBP. Ni Nyoman Suartini yang ikut langsung dalam gelaran doa bersama mengatakan, mengatakan maksud doa bersama ini untuk memohon titik terang keberasdaan kapal selam buatan Jerman yang mengangkut 53 awak itu.

"Semoga segera menemukan titik terang tentang keberadaan pascahilangnya Kapal Selam KRI Nangala 402 Milik Angkatan Laut RI serta agar seluruh kru bisa ditemukan dalam keadaan selamat," kata Ni Nyoman Suartini dikutip dari BeritaBali --jaringan Suara.com, Sabtu (24/4/2021).

Baca Juga:Wisata Bali: Vaksinasi Dosis Kedua Rampung, Uluwatu Siap Sambut Turis Asing

Belum ditemukannya KRI Nanggala-402 dalam waktu tiga hari membuat TNI AL bersama pihak terkait harus berpacu dengan waktu.

Sebagaimana keterangan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono pada Kamis (22/4/2021), waktu tiga hari atau 72 jam merupakan estimasi batas cadangan oksigen yang dimiliki kapal selam keluaran 1977 itu.

"Apabila kondisi black out mampu 72 jam, kurang lebih 3 hari, jadi saat kemarin hilang kontak pukul 3, (cadangan oksigen) bisa sampai hari Sabtu pukul 3, sehingga 72 jam, mudah-mudahan segera ditemukan sehingga cadangan oksigen masih ada," ujar Yudo dalam konferensi pers.

KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang kontak dalam latihan penembakan torpedo pada Rabu (21/4/2021) dini hari.

Lokasi terakhir KRI tersebut terlacak di perairan Bali, dan diduga berada pada palung laut dengan kedalaman kurang lebih 700 meter.

Baca Juga:Kabar KRI Nanggala Terkini, Ada Titik Magnet Kuat di Lokasi Pencarian

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menyebut ada beberapa temuan yang mungkin bisa jadi titik terang keberadaan KRI Nanggala-402.

Riad menyebut ada titik magnet kuat dan tumpahan minyak di wilayah kurang lebih 40 km di Utara Celukan Bawang, Buleleng, Bali.

"Jadi, sementara memang sampai saat ini memang belum bisa ditemukan secara pasti. Tetapi beberapa titik ini, mudah-mudahan dengan beberapa peralatan yang ada bisa segera ditemukan atau dijejaki bahwa itu adalah posisi dari KRI Nanggala 402," kata Riad dalam konferensi pers, Jumat (23/4).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini