alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anak Cak Nun Atheis, Kisah Hingga Mencari 'Tuhan' ke Kanada

Pebriansyah Ariefana Rabu, 21 April 2021 | 18:50 WIB

Anak Cak Nun Atheis, Kisah Hingga Mencari 'Tuhan' ke Kanada
Cak Nun soal Islam Agama Arogan (YouTube/Caknun.com).

Neo Letto berlogika, bahwa sesuatu yang dimiliki memang miliknya. Bukan seperti pemahaman bahwa segala sesuatu adalah kepunyaan Tuhan.

SuaraBali.id - Noe Letto atau Sabrang Mowo Damar Panuluh Anak Cak Nun Atheis. Itu dulu, kini dia sudah ucapkan syahadat lagi masuk Islam.

Neo Letto berlogika, bahwa sesuatu yang dimiliki memang miliknya. Bukan seperti pemahaman bahwa segala sesuatu adalah kepunyaan Tuhan.

"Saya pernah ateis dengan sadar, dengan jalan logika," ujar Noe Letto membuka kisah hijrahnya dikutip dari kanal YouTube Cahaya untuk Indonesia, Rabu (21/4/2021).

"Saya bicara gelang, jam, handphone itu adalah milik saya. Karena saya mengakuisisi dari luar. Termasuk, saya melihat daging di badan saya, ini mililk saya atau bukan? Oh ternyata dari luar. Saya makan, jadi daging ke tubuh saya. Pengetahuan, oh saya dengar dari lingkungan, masukan dari bapak, kemudian saya akuisisi," paparnya.

Baca Juga: Pernah Ateis, Noe Letto Percaya Islam Usai Tertampar Jawaban soal Setan

Berawal dari hal itulah, Noe Letto akhirnya mempertanyakan, bagian mana yang merupakan pemberian Tuhan dan tak bisa diakuisisi olehnya.

Neo Letto [Youtube.com]
Neo Letto [Youtube.com]

"Saya berangkat dari ketidaktahuan. Semua yang saya miliki adalah saya akuisisi. Dari sampean (Tuhan) itu yang mana? Makanya saya kemudian meriset semua," kata musisi 41 tahun ini.

Maka secara sadar, dia belum mengucap syahadat.

Sebab dalam kalimat itu seseorang telah bersaksi adanya Tuhan, sementara kala itu ia saja belum mempercayainya.

"Saya aslinya belum bersyahadat. Saya hanya mengakuisisi, tidak bersaksi," ujar Noe.

Baca Juga: Ayana Moon Masuk Islam dan Kisah Jahatnya Anak SMA Korea saat Ramadhan

"Kalau syahadat sendiri kalimatnya bukan suruh percaya Tuhan, bukan percaya kanjeng Nabi. Suruh bersaksi, saksi itu tidak denger-denger," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait