alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Tahan Istri Selalu Minta Cerai, Nuridan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Bangun Santoso Jum'at, 09 April 2021 | 08:30 WIB

Tak Tahan Istri Selalu Minta Cerai, Nuridan Ditemukan Tewas Gantung Diri
Ilustrasi petugas evakuasi mayat. (BeritaJatim)

Jenazah pria yang pernah bekerja di Sulawesi ini pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Inaq Juliadi alias Jemuk (49)

SuaraBali.id - Lantaran terus didesak oleh istri yang meminta cerai, seorang pria bernama Nuridan (29) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya dusun Sintung Barat, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.

Jenazah pria yang pernah bekerja di Sulawesi ini pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya, Inaq Juliadi alias Jemuk (49) sekitar pukul 08.00 WITA, Rabu (7/4/2021).

“Ibunya datang ke rumah korban untuk membangunkan sarapan. Setelah memanggil korban berkali-kali, namun tidak ada jawaban, ibunya langsung membuka pintu dan melihat anaknya sudah tergantung di kamar dalam kondisi tergantung di plafon menggunakan kain warna merah,” jelas Kapolsek Batukliang Utara, Iptu Sri Bagyo, sebagaimana dilansir Beritabali.com, Kamis (8/4).

Ia menuturkan, melihat korban dalam posisi menggantung, ibu korban langsung berteriak histeris memanggil warga untuk dibantu menurunkan korban.

Baca Juga: IRT yang Ditemukan Tewas Tergantung Diduga Bunuh Diri Gegara Terlilit Utang

“Setelah diturunkan, warga langsung mengecek kondisi korban. Namun sayang, korban sudah tidak bernyawa,” kata Sri Bagyo.

Dari keterangan pihak keluarga bahwa korban selama ini tidak memiliki riwayat penyakit. Sementara dari keterangan Ibunya, korban mengalami depresi karena sudah lama ditinggal oleh istrinya.

“Istri korban juga selalu menuntut agar korban segera menceraikannya, namun korban tidak mau bercerai," katanya.

Diungkapkan Kapolsek, korban juga sempat bekerja di Sulawesi. Sepulangnya dari Sulawesi, korban selalu menyendiri dan diduga mengalami gangguan jiwa

“Korban juga sempat dirawat jalan di Panti Sosial Selebung,” ujarnya.

Baca Juga: IRT Tewas Tergantung Diduga Habisi Nyawa Dua Anaknya Terlebih Dahulu

Terkait peristiwa ini, dari hasil rapat keluarga bahwa seluruh keluarga bersepakat untuk tidak melakukan autopsi dan membuat surat penolakan autopsi.

“Keluarga menyadari kejadian ini sebagai musibah. Korban sudah dimakamkan di pemakaman Dusun Sintung Tengah Desa Karang Sidemen," terang Kapolsek.

Sementara dari hasil pemeriksaan dan koordinasi dengan pihak Puskesmas Tanak Beak, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban murni meninggal dunia karena gantung diri,” katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait