Bomber Gereja Makassar Sering Berkelahi dengan Keluarga Sampai Keluar Rumah

Cerita itu berawal saat polisi bersenjata menemukan rumah yang menjadi tempat tinggal diduga pelaku di Jalan Tinumbu 1, Lorong 132 A, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 29 Maret 2021 | 14:29 WIB
Bomber Gereja Makassar Sering Berkelahi dengan Keluarga Sampai Keluar Rumah
Bomber Gereja Makassar

Polisi juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat guna mencari bukti lainnya, termasuk rumah pelaku.

Pelaku merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina.

"Pelaku berafiliasi dengan JAD. Kita tunggu hasil kerja anggota di lapangan. Kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas," tegas Argo.

Jumlah korban luka-luka akibat bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, sebanyak 19 orang.

Baca Juga:Penangkapan Bos Showroom Mobil Diduga Teroris Gemparkan Warga Condet

"Dari 19 korban luka saat ini menyisakan 15 orang. 4 lainnya diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan," katanya.

Tubuh hancur

Dua jasad pelaku bom bunuh diri Gereja Makassar atau pelaku bom Gereja Makassar dalam kondisi mengenaskan. Jasad lelaki pelaku bom bunuh diri di Gereja Katolik Hati Yesus Yang Mahakudus masih menempel di motor. Sementara istrinya lebih mengenaskan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menjelaskan, Tim Inafis dan DVI dan Puslabfor Polda Sulsel telah mengumpulkan serpihan tubuh pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Dari pengumpulan serpihan tubuh itu, diperoleh kesimpulan bahwa pelaku berjumlah dua orang yang diduga sepasang pengantin.

Baca Juga:Polisi Sterilisasi Lokasi Penggerebkan Terduga Teroris di Bekasi

"Yang satu itu yang laki-laki masih menempel di motornya, yang lebih parah lagi kondisinya ini yang perempuan," ujar Kombes Pol E Zulpan saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak