GEGER! Anak Uje, Abidzar Dituding Sudah Musyrik Foto di Depan Pura Bali

Namun sang ibunda, Umi Pipik langsung membantah Abidzar musyrik.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 26 Maret 2021 | 18:11 WIB
GEGER! Anak Uje, Abidzar Dituding Sudah Musyrik Foto di Depan Pura Bali
Anak Uje, Abidzar Al Ghifari atau Abidzar dituding musyrik foto di depan Pura Bali.

SuaraBali.id - Anak Ustaz Jefri Al Buchori atau Uje, Abidzar Al Ghifari atau Abidzar dituding musyrik foto di depan Pura Bali. Tudingan itu disampaikan netizen dengan berdasar kepercayaan Islam.

Namun sang ibunda, Umi Pipik langsung membantah Abidzar musyrik.

Dalam foto yang diunggah, Abidzar terlihat berada di depan pura dengan mengenakan pakaian khas Bali. Banyak dari warganet yang menuding aksi Abidzar tersebut merupakan bagian dari tasyabuh.

Dalam syariat Islam, Musyrik adalah perbuatan menyekutukan Allah dengan apa pun, merupakan kebalikan dari ajaran ketauhidan, yang memiliki arti Mengesakan Allah.

Baca Juga:Abidzar Jadi Barista-nya, 5 Potret Kafe Baru Umi Pipik dan Anak-anak

Kata syirik sendiri berasal dari kata syarikah atau persekutuan, yaitu mempersekutukan atau membuat tandingan hukum atau ajaran lain selain dari ajaran/hukum Allah.

Syirik adalah akhlak yang melampaui batas aturan dan bertentangan dengan prinsip tauhid yaitu dengan mengabdi, tunduk, taat secara sadar dan sukarela pada sesuatu ajaran / perintah selain dari ajaran Allah.

Awalnya Umi Pipik mengunggah foto putra sulungnya, Abidzar Al-ghifari di Instagram. Namun, foto tersebut justru ramai mendapatkan komentar negatif dari warganet.

Abidzar memakai pakaian adat Bali dan berpose di depan pura yang merupakan tempat peribadatan umat Hindu.

Umi Pipik bersama putranya, Abidzar Al Ghifari. [Instagram]
Umi Pipik bersama putranya, Abidzar Al Ghifari. [Instagram]

Beberapa warganet menyebut aksi Abidzar itu merupakan tasyabuh atau tindakan yang menyerupai suatu kaum. Menanggapi hal ini, Umi Pipik pun menjawab dengan bijak.

Baca Juga:6 Potret Anak Ustaz Indonesia, Parasnya Bikin Kesemsem

“Saya juga faham hadistnya tapi jangan salahkan pakaian… karena tidak bisa melihat orang hanya dengan pakaian saja… yang disalahkan jika hati tak bermain kepada Allah.”

Selain itu, warganet lain juga menyinggung soal kemusyrikan dan larangan untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut.

Menurut Umi Pipik, tidak ada yang salah dengan tempatnya, melainkan tergantung pada keimanan masing-masing individu.

Umi Pipik [Instagram/@_ummi_pipik_]
Umi Pipik [Instagram/@_ummi_pipik_]

“Emang kita sholat di situ? Terus kita nyembahnya patung? Bersihkan hati dan fikirannya… Kalau hati kita mengimani Allah, insya Allah kita faham apa yang harus dilakukan. Tidak ada yang salah pada tempatnya yang disalahkan jika kita tidak beriman kepada Allah.”

Lebih lanjut, Umi Pipik juga menjelaskan bahwa yang terpenting adalah tidak mengikuti ibadah atau ritual agama lain.

Anak Uje, Abidzar Al Ghifari atau Abidzar dituding musyrik foto di depan Pura Bali.
Anak Uje, Abidzar Al Ghifari atau Abidzar dituding musyrik foto di depan Pura Bali.

Dalam keterangan pada caption, Umi Pipik sendiri mengingatkan Abidzar untuk selalu menjaga sholat, banyak berdoa, dan memilih-milih tempat makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini