Kesehatan Jantung Rusak karena Covid-19, Ini Tanda dan Gejalanya

Selain sistem pernapasan, penyakit Covid-19 juga rentan menyerang organ tubuh lainnya, termasuk jantung. Apa saja tanda dan gejalanya?

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Senin, 18 Januari 2021 | 07:15 WIB
Kesehatan Jantung Rusak karena  Covid-19, Ini Tanda dan Gejalanya
Ilustrasi kesehatan jantung. [shutterstock]

SuaraBali.id - Selain sistem pernapasan, penyakit Covid-19 juga rentan menyerang organ tubuh lainnya, termasuk jantung.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di JAMA, hampir 78 persen pasien virus Corona yang masih berusia muda terus mengalami tanda-tanda komplikasi dan kerusakan jantung meski telah sembuh dari infeksi.

Sedangkan pada orang yang telah memilili penyakut jantung jika terinfeksi Covid-19 bisa meningkatkan risiko menjnggal dunia.

Sebuah studi yang dilakukan oleh China CDC Weekly menemukan, 22 persen pasien yang meninggal akibat Covid-19 menderita masalah jantung.

Baca Juga:Detail Riwayat Penyakit Farida Pasha Sebelum Meninggal Dunia

Masalah kesehatan pada jantung juga serong dilaporkan tiba-tiba terjadi saat hari-hari pertama infeksi Covid-19, bahkan pada pasien yang tidak menunjukkan gejala.

Meski begitu, ada sejumlah gejala yang bisa diperhatikan pasien Covid-19 bila infeksi telah berakibat pada jantung. Dikutip dari Times of India, berikut gejala yang menungkinan terjadi:

1. Kelelahan

Kelelahan akut dan nyeri dada sering dilaporkan sebagai gejala di antara orang-orang yang didiagnosis dengan kerusakan jantung setelah Covid-19. Ketika jantung bekerja terlalu keras untuk mengatur aliran darah, kondisi itu bisa menyebabkan melelahkan. Akibatnya detak jantung jadi lebih cepat dan tidak teratur. Kondisi itu jadi salah satu tanda peringatan awal dari masalah jantung.

2. Peradangan otot jantung

Baca Juga:Farida Pasha, Pemeran Mak Lampir Meninggal, Ify: Titip Peluk untuk Papa

Miokarditis atau radang otot jantung termasuk komplikasi jantung yang ditakuti, namun umum terkait dengan Covid-19. Miokarditis dapat terjadi karena serangan langsung virus di jantung, atau karena badai sitokin, yang dapat membuat tubuh menyerang sel-sel sehat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak