Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, I Nengah Tamba: Ada "Rasa Bali"

Soal pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, calon Bupati terpilih Jembrana wanti-wanti hal ini.

RR Ukirsari Manggalani
Kamis, 07 Januari 2021 | 15:56 WIB
Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, I Nengah Tamba: Ada "Rasa Bali"
Budaya Bali yang melekat dalam keseharian masyarakat akan diterjemahkan dalam pembangunan jalan tol. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

SuaraBali.id - Tentang rencana pembangunan Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi, Calon Bupati terpilih Jembrana, I Nengah Tamba menyatakan bahwa rencana yang sudah digagas sejak ia anggota DPRD Bali. Adanya pembangunan jalan tol ini, diharapkan bisa memajukan Jembrana. Demikian dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id.

"Jalan tol ini jangan sampai ditunda, karena bisa memeratakan pembangunan Bali selatan dan Bali barat,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi ini diharapkan tidak hanya melihat dari sisi ruas jalan tol yang dibangun. Namun memperhatikan mengenai aspek lainnya, seperti lokasi juga harus memperhatikan aspek estetika, sehingga jalan tol yang dibangun diharapkan bisa menjadi destinasi.

Karena itu, I Nengah Tamba berharap jalan tol kelak tidak merusak alam. Harus dihindari bila mencederai lingkungan.

Baca Juga:Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi Bali Bakal Melintasi 33 Desa di Jembrana

"Jangan sekadar jalan, tetapi justru merugikan," tukasnya.

Ia berharap keterlibatan aktif desa dan para camat yang kawasannya dilintasi jalan tol untuk mampu menyampaikan secara komprehensif pada masyarakat agar tidak ada kesalahan persepsi di masyakat yang nantinya bisa menghambat proses pembangunan jalan tol.

"Karena jalan tol ini sangat penting untuk pemerataan pembangunan Bali," imbuh I Nengah Tamba.

Menurutnya, pertemuan yang dihadiri sehari lalu, Rabu (6/1/2021) tentang basic design adalah tahap awal, sehingga perlu ada masukan dari masyarakat pada pihak konsultan dan pemrakarsa sebelum penentuan lokasi dan pembangunan jalan tol.

Pembangunan jalan tol ini harus dicari solusi-solusi untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga:Kaleidoskop Oto: Motor Bermesin Bongsor ke Indonesia pada 2020

Misalnya ada aturan yang bertentangan, harus dicarikan solusi terbaik agar pembangunan jalan tol bisa berjalan sesuai rencana.

Pemaparan dari konsultan dan pemrakarsa mengenai basic design dinilai sudah sangat baik.

Misalnya ada jalur tempat suci, melasti dan lintasan untuk satwa dan untuk kepentingan masyarakat. I Nengah Tamba berharap, tempat jalan tol tidak ada menyalahi aturan zona tempat suci.

"Jalan tol yang dibangun memang harus "rasa Bali". Kearifan lokal di Bali diakomodir," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini