Kemudian secara berkelanjutan dan agar memiliki manfaat, maka pihaknya mendorong Kemenparekraf untuk mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dengan memberdayakan mata rantai pertanian dan kelautan di Bali sebagai sumber pendukung aktivitas pariwisata.
"Kami ingin tata kelola pariwisata di Bali betul-betul bisa memberdayakan mata rantai aktivitas pertanian dan hasil kelautan kami, supaya eknomi di Bali berjalan, dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat lokal," tambahnya.
Selanjutnya, karena Pulau Bali destinasi pariwisatanya juga berada di wilayah pesisir, maka sudah pula melakukan simulasi kunjungan wisata bahari dengan konsep mengelilingi Bali, dan mereka yang berwisata ini menginapnya di daratan Bali.
"Bali komitmen untuk menciptakan destinasi wisata baru, salah satunya dengan mengusung konsep wisata bahari, dan kami mohon dukungan Bapak Menteri Pariwisata," ucapnya.
Baca Juga:Viral Warga Punguti Uang Tercecer di Jalan, Jumlahnya Hampir Rp 100 Juta
Gubernur yang didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Sekda Bali Dewa Made Indra dan Wabup Badung Ketut Suiasa pada kesempatan itu memberikan kenang-kenangan berupa Usada Barak 'Balinese Arak' kepada Menparekraf.
Menanggapi hal tersebut, Sandiaga Uno mengatakan apa yang menjadi kehendak Gubernur Bali itu, pihaknya akan menjadikan dasar pertimbangan terkait kebijakan pariwisata di Bali. (Antara).