alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jadi Syarat Masuk ke Bali, Berapa Tarif Rapid Test Antigen?

Husna Rahmayunita Kamis, 17 Desember 2020 | 11:03 WIB

Jadi Syarat Masuk ke Bali, Berapa Tarif Rapid Test Antigen?
Ilustrasi rapid test antigen. [Shutterstock]

PT Angkasa Pura II mengumumkan bahwa seluruh bandaranya menyediakan berbagai tes Covid-19

SuaraBali.id - Pemerintah Provinsi Bali memberlakukan aturan baru bagi wisatawan yang hendak berkunjung. Wisatawan masuk ke Bali wajib tes PCR dan test rapid antigen mulai 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Syarat tes PCR dikenakan bagi mereka yang melakukan perjalanan udara, sedangkan test rapid antigen diberlakukan bagi yang melewati jalur darat dan laut.  Lantas berapa tarif test antigen?

PT Angkasa Pura II (Persero) alias AP II mengumumkan bahwa seluruh bandaranya menyediakan berbagai tes Covid-19 yang jadi syarat wajib bepergian mulai dari PCR test hingga rapid test antigen.

Semua jenis tes itu tersedia di fasilitas Airport Health Center yang ada di bandara-bandara AP II. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), fasilitas Airport Health Center itu bisa ditemui di SMMILE Center Terminal 3.

Baca Juga: Stefano Cugurra: Mudah-mudahan Pemain Asing Bali United Bertahan

Menurut President Director AP II Muhammad Awaluddin, biaya rapid test antigen di Bandara Soetta itu dipatok sebesar Rp 385 ribu. Namun, hasilnya bisa diketahui dengan cepat cukup menunggu 15 menit langsung keluar.

Sedangkan, hasil PCR test di Airport Health Center SMMILE Center Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang juga dapat diketahui dalam waktu 15 menit dipatok sebesar Rp 1,385 juta.

Bila bersedia menunggu lebih lama yakni dalam 24 jam biayanya bisa lebih murah yaitu Rp 885.000 untuk sekali tes per individu.

Lokasi tes Covid-19 di Airport Health Center di SMMILE Center Terminal 3 pun dibuat sebagai ruang terbuka yang dilengkapi area hijau dan area komersial sehingga dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang.

"Airport Health Center merupakan inovasi perseroan dalam menyediakan layanan satu atap terkait kesehatan khususnya tes Covid-19, untuk menjaga kontribusi sektor penerbangan dalam mendukung aktivitas dan perekonomian dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," ujar Awaluddin dalam keterangan tertulisnya dilansir laman Batamnews, Kamis (17/12/2020).

Baca Juga: Gegara Syarat Tes PCR dan Rapid Antigen, Hotel di Bali Kehilangan Tamu

Airport Health Center juga dilengkapi dengan sistem teknologi informasi yang mendukung operasional dan mempermudah penumpang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait