Bikin Geger, Pernikahan Dini Sepasang Bocah SMP di Lombok

Remaja laki-laki berusia 15 tahun yang masih duduk di bangku SMP menikahi perempuan berusia 12 tahun

Husna Rahmayunita
Rabu, 16 September 2020 | 14:52 WIB
Bikin Geger, Pernikahan Dini Sepasang Bocah SMP di Lombok
Bocah SMP nikahi bocah SD di Lombok Tengah, NTB. (YouTube/Abdhi 2020)

SuaraBali.id - Pernikahan sepasang bocah SMP di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menghebohkan publik. Terlebih setelah video prosesi ijab kabul keduanya viral di media sosial.

Warganet dibuat heran dengan pernikahan sepasang bocah di bawah umur tersebut. Terlebih setelah mengetahui usia kedua mempelai.

Selain itu, alasan pernikahan keduanya juga menjadi sorotan.

Dikutip dari Padangkita.com--jaringan Suara.com, pernikahan sepasang bocah SMP tersebut terjadi di Desa Pangajek, Kecamatan Tonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga:Selfie Berujung Maut, Pemuda di Lombok Tengah Tewas Diterjang Ombak

Kepala Dusun Montong Praje, Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Ehsan, mengungkapkan remaja laki-laki berusia 15 tahun yang masih duduk di bangku SMP menikahi perempuan berusia 12 tahun. Sang mempelai perempuan diketahui baru lulus SD dan duduk di kelas 7 SMP.

Kedua remaja tersebut menikah lantaran diminta oleh orang tua mempelai perempuan.

"Tapi orang tua (mempelai wanita) memaksa kedua mempelai untuk menikah,” ujar Ehsan.

Usut punya usut, hal itu bermula dari kejadian saat kedua bocah pergi berwisata pada Rabu (9/9).

Menurut pengakuan sang mempelai pria, saat itu dirinya mengantar pulang kekasihnya pada pukul 19.30 WITA. Namun dianggap telat oleh orangtua sang gadis.

Baca Juga:Jalur Gowes Gadis Desa, Viral Video Pesepeda Rebutan Selfie Wanita Berjarit

"Jalan-jalan ke (wisata) Abangan. Saya antar pulang ke rumah bapaknya. Terus dipaksa nikah,” ucapnya.

Merujuk peraturan adat Sasak, orangtua gadis tersebut kemudian meminta remaja SMP untuk menikahi putrinya.

“Karena adat sih katanya. Kalau bawa gadis sampai malam harus dinikahi. Kita sempat larang untuk menikah dan mau pisahkan. Tapi, orang tua (mempelai perempuan) tetap ngotot mau menikahkan mereka,” terangnya.

Kaget dengan permintaan itu, pihak keluarga laki-laki sempat mendatangi orang tua mempelai perempuan untuk membatalkan pernikahan.

Namun, permintaan tersebut ditolak hingga kemudian digelarlah pernikahan pada Sabtu (12/9).

Pengakuan orangtua

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini