Muhammad Yunus
Kamis, 05 November 2026 | 14:04 WIB
Ilustrasi: Transjakarta Buka Layanan Skrining Gratis TBC [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Kemenkes menemukan tiga varian genom TBC di barat, tengah, dan timur Indonesia dari riset 7.000 pasien.
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan temuan tersebut di Bali pada 5 November 2026 dalam forum internasional.
  • Indonesia mencatat 136.000 kematian akibat TBC sehingga pemerintah mendesak percepatan persetujuan obat dan penanganan.

Budi mengatakan tingginya angka kematian harus menjadi dorongan untuk mempercepat langkah penanggulangan penyakit tersebut.

Ia menggambarkan besarnya dampak TBC dengan menyebut rata-rata dua orang Indonesia meninggal dunia akibat penyakit tersebut setiap lima menit selama dirinya berbicara dalam forum.

Menurutnya, penanganan TBC tidak boleh terlalu lama berhenti pada diskusi maupun proses administratif.

Pemerintah perlu mempercepat tindakan nyata, termasuk proses persetujuan obat dan teknologi kesehatan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Budi mengingatkan keterlambatan persetujuan hingga satu tahun dapat berdampak besar terhadap keselamatan masyarakat.

Dengan angka kematian yang mencapai 136.000 orang, ia meminta jajarannya mengurangi waktu untuk berdiskusi dan lebih memprioritaskan pelaksanaan program serta langkah konkret menekan angka kematian.

"Lebih baik kita mempercepat persetujuan dan mempercepat tindakan," ujar Budi.

Load More